in

Ahmad Ziadi Siap Jadi Balon Bupati Lombok Tengah di Pilkada 2020

kicknews.today -Ketua DPD NTB Partai Demokrat, TGH Mahally Fikri pada rapat konsolidasi beberapa waktu lalu memerintahkan semua Ketua DPC Partai Demokrat yang didirikan oleh Susilo Bambang Yudhoyono itu untuk maju pada Pilkada 2020 mendatang. Menanggapi hal itu Ketua DPC Pantai Demokrat Lombok Tengah, Ahmad Ziadi mengatakan, bahwa dirinya sudah siap untuk maju menjadi Bakal Calon (Balon) Bupati Lombok Tengah pada Pilkada Tahun 2020 mendatang. Bahkan dirinya siap melawan siapapun yang akan maju dalam pesta demokrasi yang dilaksanakan lima tahun sekali tersebut.

“Saya sudah siap maju dalam Pilkada Lombok Tengah 2020. Tidak boleh tidak siap,” ujar Ahmad Ziadi di kantor DPRD Lombok Tengah, Selasa (17/9).

Ditegaskan, bahwa dirinya sudah membulatkan niatnya untuk ikut ikhtiar bertarung di Pilkada Lombok Tengah Tahun 2020 melalui Partai Demokrat. Sehingga pihaknya saat ini terus melakukan komunikasi dengan beberapa Partai Politik yang akan diajak berkoalisi, seperti PKS, PPP dan beberapa Partai Politik lainnya.

“Saya akan maju menjadi nomor satu, siapapun akan dilawan,” ujarnya.

Disinggung terkait siap pasangannya dalam Pilkada 2020 itu, Ahmad Ziadi mengaku belum bisa memastikannya, karena semua itu masih berjalan dan komunikasi dengan semua partai politik masih berjalan.

“Terakhir komunikasi dengan sekretaris DPW PPP sudah saya lakukan,” jelasnya.

Dikatakan, pada pertemuan internal Partai Demokrat di tingkat Provinsi itu, Ketua DPD bukan hanya memerintahkan kepada ketua DPC saja, melainkan semua Kader Partai Demokrat memiliki kesempatan bagi yang berkeinginan hadir dan maju di kontestasi Pilkada 2020 mendatang. Bahkan, siapa yang mau maju disarankan untuk mensosialisasikan dirinya.

“Siapa saja boleh dan berhak semua Kader Partai Demokrat maju mencalonkan dirinya,” terangnya.

Labih lanjut, Ia mengatakan ketika ada kader lain yang ingin maju atau orang luar, tidak usah buka konvensi. Itu akan membuat kebohongan public atau menimbulkan kebohongan pada orang. Artinya, kalau mau maju, maju saja sekalian.

“Kita tidak usah buka konvensi, apalagi untuk orang luar. Supaya Kader yang diusung, Kader yang benar. Ini bukan kader Palsu atau kader yang begitu jadi, kita yang sakit di dada,” pungkasnya. (Ade)