in

Sekda, Unit Kesehatan Sekolah di Lombok Tengah Harus Ditingkatkan

kicknews.today -Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Tengah, HM Nursiah menekankan kepada semua Kepala Sekolah maupun pengurus Unit Kesehatan Sekolah (UKS) di Kabupaten Lombok Tengah untuk terus meningkatkan pola hidup bersih dan sehat peserta didik serta menciptakan lingkungan sehat di masing-masing sekolah. Sehingga pertumbuhan dan perkembangan anak yang harmonis dan optimal dalam rangka meningkatkan kualitas mutu pendidikan khususnya di Lombok Tengah bisa terwujud. Hal itu disampaikan oleh Sekda Lombok Tengah, HM Nursiah saat membuka acara Rakerda UKS tingkat Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2019 di ruang rapat utama kantor Bupati Lombok Tengah, Senin (16/9).

“Kita harapkan semua Kepala Sekolah harus bisa meningkatkan UKS untuk kesehatan peserta didik dan lingkungan Sekolah serta peningkatan kualitas mutu pendidikan,” ujar HM Nursiah.

Dijelaskan, Sekolah di Lombok Tengah itu jumlahnya ribuan mulai dari tingkat TK, SD, SMP, SMA dan belum sekolah Madrasah. Sehingga dipandang lingkungan sekolah adalah strategis dalam pembelajaran dalam rangka menciptakan pola hidup bersih dah sehat.

“Untuk meningkatkan kondisi kesehatan di lingkungan sekolah diharapkan pengembangan potensi UKS itu yang harus dilakukan oleh semua kita,” jelasnya.

Ditegaskan, dalam melakukan penilaian terhadap kinerja Kepala Sekolah itu, salah satu yang menjadi indikator adalah pengembangan UKS. Seperti bagaimana kondisi kebersihan lingkungan, penanganan sampah dan kebersihan Toilet serta lainnya.

“Masalah UKS itu jadi bahan evaluasi dari Kinerja Kepala Sekolah,” katanya.

Menurut mantan Asisten III Setda Lombok Tengah itu, bahwa dari ribuan Sekolah di Lombok Tengah ini masih ada beberapa sekolah yang tidak bertuan. Artinya masih ada beberapa sekolah yang masih belum ada UKS dan pengembangan UKS masih belum maksimal. Namun, dirinya tidak mau menyembutkan sekolah yang belum memiliki UKS maupun UKS yang masih rendah tersebut.

“Yang jelas ada beberapa sekolah yang UKS nya belum maksimal. Dan itu akan menjadi tugas Dinas Pendidikan maupun Kementerian Agama untuk terus melakukan pembinaan terhadap beberapa sekolah tersebut,” pungkasnya. (Ade)