in

Kesejahteraan Guru RA di Lombok Tengah Akan Diperjuangkan Tahun 2020

kicknews.today – Honor guru Raudhatul Athfal (RA) di Kabupaten Lombok Tengah sangat minim atau tidak sebanding dengan tugas mereka dalam memberikan pelajaran bagi anak peserta didik. Pemerintah Daerah Lombok Tengah akan coba memperjuangkan kesejahteraan guru RA yang sudah ikhlas mengabdikan dirinya untuk kemajuan pendidikan di Lombok Tengah.

“Kesejahteraan guru RA memang masih kurang. Dan kita akan coba perjuangkan pada Tahun 2020 untuk peningkatan kesejahteraan guru RA di Lombok Tengah,” ujar Wakil Bupati Lombok Tengah, H Lalu Pathul Bahri saat acara silaturrahmi Kementerian Agama dan Guru-guru RA Se Lombok Tengah di aula Kantor Kemenag Lombok Tengah, Senin (16/9).

Dijelaskan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lombok Tengah sudah meningkat bila dibandingkan dengan PAD Tahun sebelumnya. Namun, anggaran untuk para Guru RA jauh dari harapan, karena guru RA itu menjadi kewenangan Kementerian Agama dan Guru TK itu menjadi kewenangan Dinas Pendidikan. Disamping itu juga, pola penggunaan PAD itu sesuai skala prioritas.

“Kita tetap bersinergi, sehingga ada juga madrasah yang diberikan bantuan oleh dewan dan anggaranya itu dari APBD,” jelasnya.

Disampaikan, bahwa APBD Perubahan Lombok Tengah 2019 sudah dibahas dan akun belanja dalam APBD itu ada tidak akun belanja peningkatan SDM untuk guru RA. Sehingga dirinya akan melakukan koordinasi dengan semua pihak untuk peningkatan kesejahteraan guru RA di Lombok Tengah.

“Kita akan coba bahas bersama dengan semua pihak dan 2020 akan coba kita perjuangkan untuk peningkatan kesejahteraan guru RA,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Lombok Tengah, Jalalussayuthy menyampaikan, jumlah lembaga pendidikan dibawah naungan Kementerian Agama Lombok Tengah mulai dari tingkat Paud, TK, MI dan MA di Lombok Tengah sebanyak 988 lembaga. Sedangkan untuk lembaga pendidikan RA itu sebanyak 220 sekolah dengan jumlah tenaga pendidik mencapai ribuan.

“Kesejahteraan guru RA di Lombok Tengah semoga bisa lebih baik lagi dan kualitas mutu pendidikan dapat ditingkatkan,” pungkasnya. (Ade)