in

Sebuah Kios di Lombok Tengah Terbakar

kicknews.today – Nasip naas dialami oleh H Zultazam yang merupakan warga Dusun Pemotoh Desa Aik Berik Kecamatan Batukliang Utara (BKU), Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (4/10 pukul 20.40 wita. Pasalnya selain kios miliknya yang menjual bahan bakar minyak (BBM) eceran dan Gas LPG 3 Kg tersebut terbakar, ternyata nyawanya juga hampir melayang akibat luka bakar saat dirinya berusaha menyelamatkan barang berharga miliknya.

Informasi yang dihimpun wartawan kios miliknya tersebut diketahui terbakar pada Rabu (4/9) sekitar Pukul 20.30 Wita. Dimana, akibat musibah kebakaran tersebut, seluruh barang dagangan yang ada didalam kios milik korban ludes terbakar. Sementara H. Zultazam mengalami luka bakar akibat tersambar api pada saat tengah berusaha menyelamatkan barang dagangannya dari amukan api tesebut.

Kapolsek Batukliang Utara, IPTU Komang Ronaka menegaskan, bahwa api dengan cepat menghanguskan seluruh isi kios. Pasalnya, isi kios memang didalamnya terdapat bahan yang mudah terbakar. Beruntung kebakaran tersebut tidak menyebabkan korban jiwa, hanya saja pemilik kios harus mendapatkan perawatan yang intsnsif karena luka bakar yang dia derita.

“Akibat kebakaran itu ada memang satu korban yakni pemilik kios yang mengalami luka bakar pada bagian kaki sampai pinggang dan sudah di bawa ke rumah sakit islam Yatofa Bodak. Sementara isterinya yakni Hj Suhaibah selamat dari kebakaran,” ungkap Kapolsek Batukliang Utara, IPTU Komang Ronaka, Kamis (5/9).

Lebih jauh disampaikan, bahwa sampai saat ini pihaknya masih mendalami penyebab dari kebakaran itu. Hanya saja, dari keterangan saksi yang berada disekitar lokasi. Bahwa, sebelum musibah kebakaran terjadi, kondisi wilayah Dusun Pemotong Bat dan sekitarnya tengah terjadi pemadaman lampu listrik, dan pada saat itu pemilk kios menyalakan lilin sebagai lampu penerang, hanya saja tidak diketahui secara pasti asal dari api yang membakar isi kios tersebut.

“Saat kejadian memang sedang mati lampu, sehingga untuk sementara kita duga bahwa kebakaran disebabkan karena lilin yang menyambar bahan bakar minyak yang dijual oleh korban,” pungkasnya (Ade)