in

Fraksi DPRD Lombok Tengah Periode 2019-2024 Terbentuk

kicknews.today – Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (6/10) menggelar sidang paripurna dengan agenda pengumuman susunan keanggotaan fraksi-fraksi dan pembentukan tim perumus rancangan peraturan tata tertib DPRD Lombok Tengah periode 2019-2024. Sidang paripurna itu dipimpin oleh Ketua DPRD Sementara Lombok Tengah, M Tauhid di ruang rapat utama Kantor DPRD Lombok Tengah di Kelurahan Jontlak Praya Tengah.

“Fraksi DPRD Lombok Tengah sudah terbentuk dan berjumlah 9 fraksi,” ujar Ketua DPRD Sementara Lombok Tengah, M Tauhid selesai sidang paripurna kepada wartawan.

Dijelaskan, faksi DPRD Lombok Tengah yang sudah terbentuk yakni fraksi Gerindra, Golkar, PKB, PPP, Demokrat, PKS, PBB, dan dua fraksi gabungan yaitu Nasdem Perjuangan dan fraksi Amanat Nurani Berkarya. Disamping itu pihaknya juga sudah membentuk Tim perumus rancangan tata tertib DPRD Lombok Tengah dan yang menjadi Ketuanya itu, Suhaimi dari Pantai PDI Perjuangan.

“Dua fraksi gabungan itu dibentuk, karena jumlah kursi dari Partai Politik itu kurang,” jelasnya.

Dikatakan, setelah tata tertib Dewan terbentuk, baru pihaknya akan melakukan pelantikan pimpinan DPRD Definitif dan proses pengusulan pimpinan definitif itu sedang proses dan pihaknya sudah bersurat kepada DPP Partai untuk siapa yang akan ditetetapkan menjadi unsur Pimpinan DPRD Lombok Tengah.

“Setelah selesai prosesnya, baru diusulkan kepada Gubernur NTB melalui Bupati Lombok Tengah untuk SK Pelantikannya,” jelasnya.

“Partai yang sudah menyerahkan SK untuk pimpinan DPRD Lombok Tengah itu yakni Gerindra, PKB, PPP. Kecuali Golkar yang masih belum,” sambungnya.

Terpisah, Ketua Tim Perumus Rancangan Tata Terti DPRD Lombok Tengah, Suhaimi mengatakan, Tim perumus yang berjumlah 27 orang yang diutus dari masing-masing fraksi itu akan berkerja selama dua minggu mulai besok sampai dengan tanggal 19 September 2019. Aturan dalam tata tertib DPRD Lombok Tengah periode 2019-2024 ini tidak akan jauh beda dengan Tata Tetib DPRD Lombok Tengah sebelumnya, karena tetap berpedoman pada undang-undang.

Namun, ada beberapa hal aturan yang teknis akan berubah, karena banyak anggota DPRD Lombok Tengah yang baru dan memiliki pola pikir atau ide yang berbeda.
“Seperti mekanisme pembahasan APBD dan hal teknis lainnya. Kalau aturan yang mendasar itu akan sama dengan tata tertib sebelumnya,” pungkasnya. (Ade)