in

Disdag NTB Sebar Ratusan Paket Sembako di Lombok Timur

Kadis Perdagangan NTB dan Mudir Aam Ponpes Ihya' Ulumuddin foto bersama lansia usai penyerahan bantuan

kicknews.today – Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Dinas Perdagangan (Disdag), Jumat (6/9), menggelontorkan ratusan paket sembilan bahan pokok (sembako) bagi warga lanjut usia (lansia), binaan Pondok Pesantren (Ponpes) Ihya’ Ulumuddin, Masbagik Kabupaten Lombok Timur.

Kepala Disdag NTB Dra. Hj. Putu Selly Andayani, M.Si. mengungkapkan, pemberian bantuan paket sembako tersebut sebagai bagian dari program unggulan “NTB Gemilang”, dalam pengentasan kemiskinan di NTB.

“Bantuan paket sembako untuk para lansia ini, merupakan bagian dari upaya menekan dan mengentaskan angka kemiskinan, yang masuk dalam program unggulan NTB Gemilang,” ungkap Hj. Putu Selly di hadapan Mudir Aam Ponpes Ihya’ Ulumuddin dan ratusan para lansia.

Dijelaskan, dalam pemberian paket sembako bagi masyarakat kurang mampu seperti untuk lansia, pihaknya lebih mengutamakan kaum ibu-ibu.

“Kami keliling tidak hanya di Lombok tapi juga sampai ke Sumbawa, tapi kami tidak bisa memenuhi untuk semua lapisan masyarakat. Cuma kita ambil sampling saja, lebih tepatnya lewat ponpes,” ujarnya.

Dikatakan, alasan yang mendasari menggunakan media ponpes dalam pemberian bantuan, karena menurutnya di ponpes memiliki warga binaan dan diutamakan diberikan kepada ibu-ibu.

“Karena ibu-ibu kan pasti sampai rumah masak ya,” katanya dan diiyakan penerima bantuan yang didominasi ibu-ibu itu.

Hj. Putu Selly yang merupakan kandidat potensial di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Mataram itu mengatakan, selain kegiatan pemberian bantuan sembako, pihaknya juga telah dan sedang menjalankan kegiatan pasar murah, sebagai upaya membantu masyarakat mengingat saat ini sedang terjadi kenaikan harga di pasaran.

“Dalam beberapa momen kami juga menggelar pasar murah, seperti saat momen-momen hari besar keagamaan. Ini dalam upaya membantu masyarakat mencukupi kebutuhannya,” ujarnya.

Telah menjadi kebiasaan, lanjutnya, dimana setiap momen hari besar keagamaan selalu terjadi kenaikan harga barang, terutama kebutuhan pokok.

“Seperti perayaan Idul Adha beberapa waktu lalu, selalu dibarengi dengan kenaikan harga barang di pasaran. Karena itu kami menggelar pasar murah, sehingga masyarakat yang kurang mampu pun bisa merayakan momen penting itu,” ucapnya.

Untuk diketahui, bantuan paket sembako yang diserahkan langsung oleh Kadis Perdagangan NTB itu, diantaranya berupa beras, minyak goreng, mie instan, gula, dan lain-lain.

Sementara TGH. Fathul Qadir Zein selaku Mudir Aam Ponpes Ihya’ Ulumuddin sekaligus pembina para lansia, menyampaikan terima kasih kepada Kadis Perdagangan NTB, yang telah memberikan bantuan kepada warga binaannya.

“Atas nama Ponpes Ihya’ Ulumuddin dan jamaah binaan, saya sangat berterimakasih kepada Ibu Hj. Putu Selly selaku Kepala Perdagangan NTB. Semoga semua ini dicatat oleh Allah SWT sebagai amal shaleh, dan dibalas dengan seribu kebaikan,” ungkap TGH. Fathul Qadir Zein.

Ditemui terpisah usai penyerahan bantuan, TGH. Qadir Zein juga mengatakan, kegiatan-kegiatan yang diprogram dan dilakukan Hj. Putu Selly merupakan contoh pemimpin yang diharapkan masyarakat.

“Ini yang seharusnya dilakukan oleh seorang pemimpin di era sekarang. Apa yang dilakukan oleh Ibu Kepala Pergadangan ini, merupakan contoh atau type pemimpin yang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Disinggung tentang boleh tidaknya pemimpin dari kaum wanita, TGH. Fathul mengatakan bahwa tidak ada larangan dalam Islam terkait kepemimpinan wanita.

“Dalam al-Quran ataupun kitab-kitab, tidak ada disebutkan bahwa wanita tidak boleh jadi pemimpin. Yang ada itu, larangan menjadi imam sholat pada jamaah laki-laki. Itu maksud dari arrijâlu qawâmûna ‘alannisâ’,” jelasnya.

“Sebenarnya saat saya melihat wajah Ibu Hajjah, muncul pada bursa pencalonan Pemilihan Gubernur NTB tahun lalu, saya sudah melihat ghiroh kepemimpinannya. Namun saya sangat menyayangkan tidak jadi nyalon saat itu,” tambahnya.

Dia berharap di momen pilkada lainnya, Kadis Perdagangan NTB itu mau mencalonkan diri, untuk memimpin masyarakat ke arah yang lebih baik.

“Ya tentunya juga harus seijin suami sebagai kepala rumah tangga,” tutupnya. (red)

Kadis Perdagangan Hj. Putu Selly didampingi TGH. Fathul Qodir Zein saat menyerahkan paket sembako kepada lansia di Lombok Timur