in

Petani Bakar Tembakaunya di Kantor DPRD Lombok Timur

kicknews.today – Sejumlah Petani tembakau virginia di Kabupaten Lombok Timur, Kamis (5/10) melakukan pembakaran tembakau di halaman kantor DPRD Lombok Timur. Hal itu dilakukan sebagai bentuk protes atas berbagai permasalahan Petani tembakau di wilayah Lombok Timur yang dianggap tidak bisa diselesaikan oleh DPRD dan Pemerintah Daerah Lombok Timur.

Aksi pembakaran tembakau itu disaksikan oleh sejumlah anggota DPRD Lombok Timur dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Dengan ikut bersama-sama melakukan pembakaran tembakau tersebut,sambil menyanyikan lagu darah juang.

“Pembakaran tembakau ini kami dilakukan sebagai bentuk protes atas berbagai permasalahan yang dihadapi Petani di Lombok Timur yang belum ada soluasi penyelesaian dilakukan Bupati dan DPRD Lombok Timur,” kata Ketua Forum Petani Tembakau Virginia Lombok Timur, Budi di sela-sela pembakaran tembakau tersebut.

Hal yang sama dikatakan Ketua Serikat Masyarakat Selatan (SMS), Sayadi menegaskan aksi pembakaran tembakau petani ini sebagai bentuk protes terhadap Pemerintah Daerah yang sampai saat ini belum mampu untuk menyelesaikan berbagai permasalahan petani tembakau. Seperti halnya tembakau petani banyak yang belum terbeli, adanya dugaan permainan harga tembakau dalam pembelian yang dilakukan pihak perusahaan maupun yang lainnya.

“Pemerintah Daerah harus bisa memberikan kepastian kepada petani tembakau agar tidak dirugikan oleh perusahaan tembakau,” kata Sayadi.

“Kami bersama dengan petani tembakau datang ke Dewan ini untuk meminta ketegasan pemda dan DPRD dalam menyelesaikan masalah persoalan petani tembakau saat ini,” tandasnya.

Kemudian anggota DPRD Lombok Timur dari Fraksi Gerindra, M.Badran A yang didampingi anggota DPRD lainnya, HM. Kholdi ikut menyaksikan pembakaran tembakau tersebut mengatakan, pihaknya tetap mendukung apa yang diperjuangkan para petani tembakau tersebut, agar tidak dirugikan.

“Yang jelas kami tetap memperjuangkan apa yang menjadi tuntutan para petani tembakau ini dan kami akan mencarikan solusi penyelesaian atas masalah tersebut,” pungkasnya.‎(Sul)