in

Percantik Jalan di Gili Air Rp 2,5 Miliar Digelontorkan

Jalanan di Gili Air Lombok Utara yang akan ditata Dinas PUPR (foto: rico)

kicknews.today – Setelah jalanan di Gili Trawangan ditata kini giliran jalan di Gili Air yang mendapat porsi. Pada tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Utara mulai melakukan pengerjaan jalan sepanjang 1 kilometer tersebut. Demikian diungkapkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas PUPR Lombok Utara Alfian Zubair, Senin (2/9).

Menurutnya, pengerjaan jalan di kawasan pariwisata ini merupakan prioritas yang anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) pemerintah pusat. Total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp 2,5 miliar dengan pengerjaan secara konsep sama dengan jalan yang berada di Gili Trawangan, yaitu menggunakan paving block berkualitas wahid.

“Anggarannya dari DAU senilai Rp 2,5 miliar dan sudah ada pemenang tander dengan nilai kontrak Rp 2,46 miliar. Saat ini sedang proses akan dikerjakan,” ungkapnya.

Jalan tersebut nantinya akan terbentang selebar 6 meter yang dibagi menjadi 3 jalur. Ada jalur untuk pejalan kaki bagi para wisatawan, jalur untuk sepeda, dan yang terakhir jalur bagi transportasi satu-satunya di pulau yaitu Cidomo. Alfian mengaku cukup optimis pengerjaan akan bisa terealisasi sebelum akhir tahun, sebab saat ini kontraktor sudah mempersiapkan segala sesuatu termasuk boat guna mengangkut material dari darat ke pulau.

“Ada waktu 4 bulan lagi tapi pihak ketiga targetnya (selesai pengerjaan) 3 bulan selesai. Sudah siap semua pemborong termasuk menyewa 5 boat untuk membawa material ke sana,” jelasnya.

Lebih jauh, Alfian mengatakan sebagai kawasan andalan pariwisata sekaligus menjadi sektor pendapatan terbesar daerah, sudah seharusnya tiga gili ditata dengan baik. Khusus untuk infrastruktur yang tengah dipercantik ini, ke depan Dinas PUPR akan menganggarkan untuk pemeliharaan jalan baik di Gili Trawangan maupun Gili Air. Menyangkut jalan di Gili Meno, pihaknya menambahkan akan diusulkan digarap dengan konsep serupa namun pada tahun depan.

“Biar wisatawan nyaman. Mungkin ke depan kita juga mengarah ke sana (jalan desa) tapi sekarang apa yang ada dulu. Karena ini gantian maka Gili Meno kita kerjakan di tahun depan,” katanya.

“Termasuk untuk pemeliharaan juga kita anggarkan, nanti di jalan ini dilengkapi pula saluran drainase supaya tidak banjir ketika hujan,” imbuhnya.(iko)