in

Tokoh NU dan PKB Dorong Selly Gandeng Husein Maju di Pilkada Kota Mataram

Dra. Hj. Putu Selly Andayani, M.Si. dalam sebuah acara di Ponpes Darul Hikmah.

kicknews.today – Kontestasi politik Kota Mataram menjelang dihelatnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020, menyedot perhatian berbagai elemen masyarakat. Pimpinan Ponpes Darul Hikmah Karang Genteng, Kota Mataram TGH. Abdul Hamid, Kamis (29/8), secara terang-terangan mendukung dan mendorong Dra. Hj. Putu Selly Andayani, M.Si., untuk ikut serta dalam kontestasi tersebut.

“Kenapa saya dukung Bu Selly, karena beliau adalah figur birokrat, yang telah teruji kepemimpinannya selama ini,” ungkapnya.

“Sepak terjang kepemimpinan Ibu Selly yang juga ASN karier kelahiran Mataram, sudah ditahu masyarakat saat beliau menjabat sebagai Plt. Walikota, sehingga tahu betul apa yang dibutuhkan dan dikehendaki masyarakat,” jelasnya.

TGH. Abdul Hamid yang juga Ketua Dewan Syuro DPW PKB NTB mengungkapkan, banyaknya figur baru bermunculan di Pilkada Mataram, lantaran masyarakat Mataram menghendaki adanya perubahan kepemimpinan.

Dikatakan, dukungan kepada istri Ketua DPD PDIP NTB itu murni sebagai respon keinginan masyarakat, yang menghendaki adanya perubahan di Kota Mataram. Pun termasuk keinginan agar di Ibukota Provinsi NTB, tidak ada lagi diskriminasi di bidang pendidikan, khususnya antara pendidikan swasta dan negeri seperti yang masih saja terjadi saat ini.

Selaku pengelola lembaga pendidikan swasta. TGH. Hamid mencontohkan dukungan prasarana hingga infrastruktur, pada lembaga pendidikan swasta yang masih dirasakan ada ketimpangan.

Padahal, lanjutnya, salah satu jargon Kota Mataram adalah “religius”. Namun faktanya, sentuhan pada pendidikan swasta masih sangat minim.

“Kondisi yayasan pendidikan Islam juga terjadi di pendidikan swasta, yang bukan dari agama Islam. Misalnya, yayasan pendidikan agama Hindu,” terangnya.

“Saya sudah kelililing ke jamaah, umumnya mereka mengeluhkan sektor pendidikan yang masih ada ketimpangan itu. Alokasi dana bantuan itu ada di APBD, tapi enggak tahu kenapa kita tidak diberikan,” lanjutnya.

Ia berharap Hj. Putu Selly terus tampil dan maju dalam Pilkada Kota Mataram mendatang. Dimana menurutnya meski pernah hanya seumur jagung memimpin Kota Mataram, namun jejak kepempimpinanya masih dirasakan masyarakat di semua lapisan.

“Kalaupun Ibu Selly maju, kami berharap beliau menggandeng tokoh muda dari kalangan pengusaha, yakni Husein Nizam. Bagi kami, jika duet birokrat berdampingan dengan pengusaha, maka pembangunan tanpa ada diskriminasi itu bisa berjalan efektif,” ujarnya.

“Apalagi kedua figur ini saya kenal. Tidak memiliki rekam persoalan apapun, sehingga layak jika memimpin di Mataram 2020,” imbuhnya.

Sementara Sekretaris DPC PKB Kota Mataram Ahmad Syauqi menyampaikan kekagumannya pada sosok Hj. Selly. Yang mana itu telah dicermati semenjak berkiprah sebagai penjabat Walikota Mataram.

Menurut Syauqi, umumnya semua ASN tak terkecuali tenaga honorer dan pasukan kuning di Kota Mataram, merasakan dampak kesejahteraan saat dipimpin istri H. Rachmat Hidayat tersebut.

“Nah, jika Ibu Selly bergandengan dengan Husein Nizam, itu artinya melanjutkan cerita bersatunya Ibu Mega dan Pak Prabowo pascapilpres lalu. Sebab suami Ibu Selly adalah Ketua DPD PDIP NTB, sementara Husein kini tercatat sebagai Bendahara DPC Gerindra Mataram,” ungkapnya.

“Jadi, alangkah indahnya cerita keharmonisan PDIP dan Gerindra, terulang dan berlanjut di Pilkada Mataram 2020,” tambah Syauqi.

Dijelaskan, PKB sesuai mekanismenya akan komitmen mendengar, apa yang menjadi keinginan masyarakat Kota Mataram terkait adanya perubahan kepemimpinan.

Insya Allah, jika paket Selly-Husein ini terealisasi, PKB akan memberikan dukungan penuh,” tandasnya. (red)

Back to Top
Close