in

TGB: Tidak hanya isi, adab dan akhlak seorang da’i juga sangat penting

TGB dan UAS

kicknews.today – Tuan Guru Haji Dr. Zainul Majdi atau yang karib disapa Tuan Guru Bajang (TGB) yang merupakan Ketua Organisasi Alumni Al–Azhar Indonesia memberikan tausiahnya soal tugas dan bagaimana menjadi seorang da’i atau pendakwah.

Ceramah Tuan Guru Bajang kali ini menjelaskan bahwa dakwah merupakan tugas suci, sehingga berdakwah perlu kerendahan hati.

Dalam tausiah yang diposting di akun resmi Instagram @tuangurubajang, Sabtu (24/8), Tuan Guru Bajang menyebut esensi berdakwah kalau kepada sesama Muslim ialah menguatkan, sementara non–Muslim mengenalkan.

Berikut ceramah lengkap Tuan Guru Bajang, mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) :

“Jadi dalam kitab itu kan, dakwah itu mengajak ya. Adda’watu, dakwah Ilallah. dakwah ila dinillah. Mengajak kepada dinul islam”

“Untuk Muslim itu ya menguatkan. Untuk non–Muslim mengenalkan”

“Anda semua santri tahu tujuan yang mulia harus ditunaikan dengan cara yang mulia. Tidak hanya isi dan substansi. Namun adab dan akhlak seorang da’i juga sangat penting”

“Bagaimana hendak kita mengajak kepada kemuliaan, kalau ucapan, perilaku, sikap kita dalam berdakwah, tidak mencerminkan kemuliaan itu,” ucap Tuan Guru Bajang.

Lebih lanjut TGB mengutip sebuah ayat di dalam Al Qur’an yang artinya “Serulah ke jalan Tuhanmu dengan hikmah. Nasihat yang baik dan kalau memang perlu debat, debatlah dengan cara yang lebih baik,”.

Dalam surah Al An’am 108, kata TGB menjelaskan yang artinya, Allah melarang kita untuk memaki sesembahan orang lain, hal-hal yang dimuliakan di dalam agama yang lain demikian juga simbol-simbol mereka, karena itu bisa menjadi jalan mereka berbalik memaki. (red.)