in ,

Sekda Lombok Barat Lepas Empat Atlet ke Ajang O2SN di Semarang

Foto bersama di depan Kantor Bupati Lombok Barat usai pelepasan (Foto: Humas dan Protokol Pemkab Lombok Barat)

kicknews.today – Empat atlet asal Kabupaten Lombok Barat akan mewakili Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), di ajang Olimpiade Olahraga Nasional (O2SN) SD/MI dan SMP/MTs di Semarang Provinsi Jawa Tengah, tanggal 24 hingga 31 Agustus mendatang. Keempat atlet andalan Lombok Barat itu dilepas Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Barat H. Moh. Taufiq, Senin (19/8), di Kantor Bupati Lombok Barat untuk mengikuti proses karantina di Mataram.

“Biarpun kalian dari  pulau kecil (Lombok, red) tidak menutup kemungkinan bisa juara. Kalian harus tetap optimis,” kata Sekda.

“Dalam pertandingan, tidak ada target juara kedua atau juara ketiga. Yang ada, target juara pertama,” lanjutnya.

Dalam kesempatan pelepasan tersebut, Sekda Lombok Barat sedikit bertutur tentang kegigihan dan tingginya semangat Lalu Zohri, hingga sukses mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

“Kalian ini duta daerah, menjadi kebanggaan kita bersama. Jadi mental juara itu harus. Berlatih dengan baik dan jaga kesehatan serta fokus pada tujuan. Jangan lupa mohon doa ibu, itu yang paling utama,” pesannya.

Untuk diketahui, keempat atlet itu diantaranya Baiq Azyuma Bilbana siswi kelas 5 SDN 2 Gerung Utara, dan Tristiana Chinthya Dewi siswi kelas 7 SMPN 2 Labuapi. keduanya akan berlaga di cabang olahraga renang putri. Selanjutnya Rahmat Ramdahan siswa kelas 5 SDN 3 Batu Kumbung dan Rani Cahyani siswi kelas 7 SMPN 1 Labuapi, akan berlaga di cabang bulutangkis.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Barat Hendrayadi yang mendampingi para atlet mengungkapkan, torehan prestasi atlet Lombok Barat di beberapa cabang cukup baik. Dimana pada 2018 lalu Lombok Barat berhasil menggondol dua medali emas dan perunggu, untuk cabang olahraga renang.

“Mudah-mudah tahun ini cabang olahraga renang bisa mengukir prestasi di tingkat nasional. Olimpiade olahraga ini juga menjadi tolak ukur pelaksanaan PON. Jadi prestasi anak-anak ini dimonitor oleh PSI, khusus untuk renang,” katanya. (red)