in

Pemakaman Militer Iringi Kepergian Prajurit Saptamarga di Lombok Timur

kicknews.today – Salah seorang Prajurit Saptamarga, Prajurit Kepala (Praka) Sirwandi M. Zahidillah yang gugur dalam tugas, Jumat (16/8), saat terjadi kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di wilayah Papua, dimakamkan secara militer, Senin (19/8), di Pemakaman Umum Dusun Selawing Desa Sakra Selatan Kecamatan Sakra Kabupaten Lombok Timur.

Bertindak selaku inspektur upacara pemakaman, Kepala Staf Resimen Militer (Kasrem) 162/Wira Bhakti Letkol Endarwan Yansori, yang mengatakan bahwa almarhum merupakan salah satu putra terbaik TNI AD, yang gugur dimedan tugas sebagai kusuma bangsa.

“Kami bangga memiliki keluarga, saudara seperti almarhum ini, yang rela mengorbankan hidupnya demi bangsa dan negara,” katanya.

Atas nama Keluarga Besar Korem 162/Wira Bhakti beserta jajaran, lanjutnya, turut berdukacita dan berbelasungkawa. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan.

Tampak hadir dalam acara pemakaman, Bupati Lombok Timur HM.Sukiman Azmy, Dandim 1615 Lombok Timur Letkol Inf. Agus Prihanto Donny, Wakapolres Lombok Timur Kompol Bayu Eko Panduwinoto, SIK.

Pantauan media saat prosesi pemakaman, tembakan salvo satu kali ke udara mengiringi jenazah sang prajurit kusuma bangsa, saat diturunkan ke liang lahat.  Selanjutnya dilakukan penaburan bunga oleh inspektur upacara, diikuti Bupati Lombok Timur serta Dandim 1615 Lombok Timur.

Usai upacara pemakaman secara militer, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pemakaman sesuai tata cara agama Islam.

“Praka Anumerta Sirwandi kami makamkan dengan cara militer, setelah itu kami serahkan ke pihak keluarga untuk melanjutkan sesuai dengan yang berlaku di tempat tersebut,” kata Dandim 1615 Lombok Timur Letkol. Inf. Agus Prihanto Donny.

Untuk diketahui, Praka Anumerta Sirwandi MZ merupakan putra dari pasangan Baharuddin dan Romlah, warga Dusun Selawing Desa Sakra Selatan Kecamatan Sakra Lombok Timur NTB, sebelumnya berdinas di Yonif 751/VJS dan gugur saat melaksanakan Satuan Tugas (Satgas) Pamrahwan di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua.

Sang Prajurit Saptamarga gugur tertembak Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) Egianus Kogoya, pada Jumat 16 Agustus lalu, di kilometer 39 Jalan Trans Wamena-Habema Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, di bagian pinggang setelah sebelumnya mendapat perawatan intensif di ICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wamena. (Sul)