in

Polisi Bekuk Pelaku Curas di Lombok Tengah

kicknews.today – Tim Resmob Polres Lombok Tengah, Selasa (13/8) berhasil membeku Pelaku Curas yang terjadi di wilayah Desa Labulia, Kecamatan Jonggat. Pelaku yakni inisial IG (29) Warga Desa Sukarare, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Sedangkan korban bernama Efendi (44) pekerjaan Kadus, warga Desa Labulia.

“Pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polres Lombok Tengah untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Rafles P Girsang di kantornya, Selasa (13/8).

Dijelaskan, bahwa pelaku IG ditangkap berdasarkan hasil interogasi dari Pelaku RD yang ditangkap dalam kasus lain. Dimana RD mengakui ikut melakukan aksi perampokan di rumah Kadus tersebut bersama pelaku IG dan 8 teman lainya yang saat ini masih Buron.

Kemudian anggota langsung melakukan pengembangan dan berhasil menangkap pelaku tanpa perlawanan di rumahnya. Sehingga pelaku dan barang bukti berupa motor langsung dibawa ke Polres Lombok Tengah untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Dari pengakuan pelaku IG bahwa hasil curas Rp 160 juta itu dirinya mendapatkan bagian Rp 10 juta,” jelasnya.

“Kasus Curas ini masih kita kembangkan untuk menangkap pelaku lainnya yang sudah dikantongi identitasnya,” ujar AKP Rafles.

Kronologis kasus curas itu terjadi pada tanggal 21 April 2014 pukul 03.30 wita. Dimana pafa waktu itu teman korban yang bernama Fauzi menjual tanahnya, namun yang bersangkutan tidak berani membawa uang hasil penjualan tanah tersebut yang jumlahnya Rp. 160 juta. Kemudian uang tersebut dibawa oleh korban, selanjutnya korban baru pulang menonton pemancingan di Dususn Olor Agung Desa Labulia dan menaruh sepeda motor di dalam rumah anaknya. Kemudian korban berjalan dihalaman, selang beberapa saat datang datang empat orang menghampiri korban dan salah satu pelaku langsung menodongkan benda yang berbentuk senjata api (Pistol) dan pelaku lainnya lagsung menganiaya korban dengan menggunakan senjata tajam, yang mengakibatkan luka pada bagian kepala, badan, kaki dan tangan korban.

“Setelah korban terluka, para pelaku masuk kedalam rumah korban dan salah satu pelaku mencekik leher istri sambil menanyakan dimana ditaruh uangnya dan pelaku menemukan uang hasil penjualan uang tanah itu, selanjutnya pelaku berhasil membawa kabur uang Rp 160 juta tersebu,” pungkasnya. (Ade)