in

Pesan NTB Gemilang Gubernur NTB di Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriyah

kicknews.today – Ribuan masyarakat NTB khususnya warga Kota Mataram dan sekitarnya, Minggu (11/8), memadati Masjid Hubbul Wathan, Islamic Center Nusa Tenggara Barat (NTB), guna melaksanakan rangkaian ibadah Shalat Idul Adha 10 Dzulhijjah 1440 Hijriyah. Di momen satu kali setahun itu, Gubernur NTB H. Zulkieflimansyah menyampaikan pesan NTB Gemilang.

Didampingi Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) NTB Ir. Iswandi, M.Si., Gubernur menyampaikan bahwa tepat satu tahun lalu masyarakat NTB, merayakan Idul Qurban dalam suasana berbeda dengan adanya gempa bumi beruntun.

Alhamdulillah, satu tahun kemudian, hari ini, inflasi bisa ditekan, pertumbuhan ekonomi kita membaik, kohesi sosial kita membaik. Mudah-mudahan dengan modal sosial yang baik, cita-cita mewujudkan NTB Gemilang bukan hanya wacana. Tapi mampu kita realisasikan,” ungkap Gubernur.

Orang nomor satu di NTB juga itu menyampaikan bahwa Hari Raya Idul Qurban, mengandung pelajaran, pesan, dan hikmah bagi umat Islam. Karenanya, umat Islam harus memiliki rasa optimis, untuk memandang dan manatap masa depan.

“Masa depan adalah senantiasa berada pada genggaman mereka yang memiliki keindahan dan kepercayaan akan mimpi,” ujarnya.

Setiap umat Islam yang beriman dan mampu, lanjutnya sapaan Dr. Zul ini, diwajibkan setidaknya sekali dalam seumur hidup, untuk melaksanakan ibadah haji. Hal itu diungkapkan, agar masyarakat yang selama ini terkungkung dalam kesusahan dan kekeringan, memiliki harapan di masa yang akan datang.

“Punya cita-cita besar adalah salah satu elemen, untuk meraih kesuksesan masa depan,” tuturnya.

Ia berharap, Idul Qurban mengajarkan agar di dalam hati tetap tumbuh harapan dan asa (harapan), untuk meraih cita-cita masa depan yang lebih besar.

Disebutkan, banyak ahli yang mengatakan bahwa anak-anak muda sudah banyak yang kehilangan optimisme.

“Banyak anak-anak muda kita mati di usia 30 tahun, tapi dikubur pada usia 60 tahun. Karena di usia antara 30 dan 60, tidak ada lagi cita-cita, tidak ada lagi peningkatan produktifitas,” terangnya.

Yang tidak kalah pentingnya, kata Dr. Zul, spirit ibadah haji merupakan spirit untuk melihat masa depan. Di saat mana manusia dihadapkan pada perenungan untuk menghadapi kematian.

“Perjalanan haji adalah perjalanan dalam diri kita, untuk merenungi kebesaran Allah SWT,” katanya.

Menurutnya, siapa saja yang telah melaksanakan ibadah haji, mereka adalah yang telah melakukan perjalanan panjang untuk merenungi kematian.

Dalam kesempatan itu, atas nama pribadi dan pemerintah, Dr. Zul menyampaikan selamat Hari Raya Idul Qurban kepada seluruh masyarakat NTB.

“Semoga dalam sujud, doa dengan linangan air mata, Allah memberikan keamanan, keberkahan dan ketenangan bagi masyarakat NTB,” tutupnya. (red)