in

Tim Gabungan Polda NTB Gelandang Pelaku Curanmor Area Mataram

Pelaku curanmor dan penadah yang ditangkap Polisi (Foto: Ist)

kicknews.today – Tim Resmob Subdit III Jatanras Direktorat Reskrimum bersama Intelmob Satuan Brimob Polda NTB, Selasa (6/8), menggelandang satu dari dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), setelah sebelumnya menangkap diduga penadah ranmor curian.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. H. Purnama, SIK., Rabu (7/8), melalui keterangan tertulisnya menyampaikan, pelaku curanmor itu inisial O (20) warga Kampung Bugis, Kecamatan Ampenan Kota Mataram yang sehari-harinya berprofesi sebagai nelayan.

“Penangkapan itu sebagai hasil pengembangan setelah Intelmob Satbrimob berhasil menangkap penadah inisial BM (31) warga Kampung Tangsi Gang Linggarjati Kelurahan Ampenan Selatan Kecamatan Ampenan Kota Mataram,” ungkapnya.

Disebutkan, dari pengakuan terduga penadah yang diamankan beserta barang bukti sepeda motor merek Honda Vario 125 warna putih silver, Nomor Polisi DR 6189 CD NOKA: MH1JFF117DK035930 dan NOSIN: JFF1E-1037413, didapatkan keterangan bahwa motor tersebut merupakan motor curian yang didapatinya dari pelaku inisial O.

“Sekitar pukul 14.00 Wita tim gabungan berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka O di rumahnya. Dimana dari hasil interogasi, tersangka O mengaku bahwa dirinya secara bersama-sama melakukan pencurian dengan R, yang saat ini masih dilakukan pengejaran,” jelasnya.

Saat akan ditangkap pelaku berusaha melawan petugas, sehingga petugas memberikan tindakan tegas dan terukur.

“Selanjutnya kedua tersangka beserta BB dibawa ke Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTB, untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut,” lanjutnya.

Untuk diketahui, aksi tindak kriminal curanmor itu terjadi saat korban atas nama Hanif Alkaf (17), warga Lingkungan Bugis RT 04 RW 05 Kelurahan Bintaro Kecamatan Ampenan, Senin (5/8) sekitar pukul 22.00 Wita, memarkir motornya di halaman parkir Hotel Catur Warga untuk mencari temannya.

“Satu jam kemudian korban keluar menuju halaman parkir dimana dia memarkir motornya. Namun jadi kaget karena sepeda motornya sudah tidak ada di tempat, hilang,” kata Kombes Purnama.

Korban pun kemudian melaporkan kehilangan itu ke Polsek Mataram, yang teregister dalam Laporan Polisi Nomor: LP/K/172.A/VIII/Res.1.8/2019/NTB/Res. Mataram/Sek Mataram, tertanggal 6 Agustus 2019.

“Berdasarkan Laporan Polisi itulah, dilakukan pengungkapan terhadap kasus curanmor ini. Sedangkan satu pelaku lainnya inisial R masih dalam pengejaran dan pencarian,” tutupnya.

Selain barang bukti Honda Vario milik korban, Polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter warna hitam milik pelaku, tanpa plat nomor dengan NOKA: MH32S60059K609715. (red)