in

Spesialis Maling Rumah Kosong Ditembak Polisi di Lombok Tengah

kicknews.today- Tim Resmob Polres Lombok Tengah, Kamis (1/8) pukul 15.00 wita berhasil melakukan penangkapan terhadap seorang pelaku spesialis pencurian rumah kosong yang selama ini meresahkan masyarakat. Pelaku inisial IS (33) warga Kelurahan Prapen, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah itu terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan, karena berusaha melarikan diri saat ditangkap di rumahnya. Sedangkan korban bernama Lalu Husain (56) Warga Desa Puyung, Kacamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah.

Kepala Satreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Rafles P Girsang yang dikonfirmasi membenarkan kejadian penangkapan pelaku spesialis rumah kosong yang ditembak tersebut.

“Iya benar, pelaku ditembak karena berusaha kabur saat ditangkap dirumahnya,” ujar AKP Rafles P Girsang di kantornya, Jumat (2/8).

Dijelaskan, pelaku ditangkap berdasarkan informasi masyarakat dan anggota melakukan penyelidikan terhadap identitas pelaku spesialis rumah kosong, setelah mendapatkan informasi bahwa pelaku berada di rumahnya, anggota langsung bergerak cepat melakukan penangkapan terhadap pelaku di rumahnya. Saat ditangkap pelaku berusaha melarikan diri, sehingga anggota melakukan tindakan tegas untuk melumpuhkan pelaku dengan tembakan dan mengenai kaki pelaku.

“Setelah pelaku berhasil dilumpuhkan, pelaku dibawa ke Puskesmas Praya untuk mendapatkan tindakan medis. Pelaku sudah diamankan ke Polres Lombok Tengah untuk pemeriksaan lebih lanjutan,” jelasnya.

Dikatakan, selain berhasil menangkap pelaku, anggota Polres Lombok Tengah juga berhasil mengamankan barang bukti berupa sepedah lipat. Kasus pencurian itu berawal saat pelaku melakukan aksinya di rumah korban. Dimana pada waktu itu korban pergi ke Mataram dan meninggalkan rumahnya dalam keadaan terkunci semua. Kemudian, ketika korban pulang ke rumahny melihat rantai yang dipakai untuk kunci pintu gerbang rumahnya lepas dan berada di bagian dalam, selanjutnya korban masuk ke dalam rumahnya melihat pintu dapur sudah dalam keadaan terbuka.

“Pintu jendela dan pintu kamar demikian juga lemari pakain sudah terbuka dan isinya sudah berantakan,” jelasnya.

Labih lanjut, Rafles mengatakan, beberapa barang yang berhasil dibawa pelaku diantaranya dua buah kalung emas jenis rantai dengan berang masing, 6 gram dan 5,8 gram, dua buah cincin emas masing-masing beratnya, 6 gram dan 3 gram, satu buah cincin mutiara, mata warna putih, dua cincin perak batu akik, satu buah Laptop, satu TV, Dua Hp, uang Rp 2,5 juta dan sepedah lipat.

“Total kerugian itu Rp 25 juta. Kasus ini masih kita kembangkan,” pungkasnya. (Ade)