in ,

“Roah Literasi” Cara Lombok Barat Menggugah Minat Baca

Pemberian beasiswa yatim dalam gelaran Roah Literasi di Lombok Barat

kicknews.today – Tradisi “Roah” (kenduri) kini mulai diaplikasikan dalam berbagai hal di Gumi Patut Patuh Patju, Lombok Barat. Pasalnya, Kamis (1/8), Bale Baca Kerajaan Dongeng (BBKD) Dusun Jelateng Desa Gegerung Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat, yang digagas Husnul Khotimah menggelar “Roah Literasi”. Kegiatan itupun diapresiasi Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dan Kantor Bahasa Provinsi NTB.

Penggagas BBKD Husnul Khotimah kepada media mengungkapkan, awalnya BBKD hanya sebuah komunitas yang fokus pada dunia pendidikan anak-anak. Namun mengingat minat baca di dunia pendidikan saat ini sangat kurang, sementara hadirnya teknologi komunikasi seperti smartphone yang seharusnya menunjang minat baca, malah seringkali disalahgunakan oleh penggunanya. Itulah yang menjadi motivasi dan semangat menggelar kegiatan tersebut.

“Di tempat kita sekarang ini dulu kumuh dan dijadikan tempat pembuangan sampah warga. Sekarang kita sulap menjadi tempat belajar yang disukai anak-anak. Selain belajar edukatif, anak-anak juga di sini belajar tahfidz (menghafal al-Quran, red),” kata Husnul.

Dikatakan, dalam gelaran Roah Literasi itu berbagai kegiatan munculkan diantaranya bioskop keliling, lomba bercerita, lomba menulis surat kepada Ibu Gubernur, pentas anak dan karya seni, MoU gerakan literasi dan lounching mobil cerita, Literasi Award serta pemberian beasiswa yatim.

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Niken Septarini Widyawati Zulkieflimansyah secara khusus menyampaikan apresiasinya, kepada segenap relawan yang menysukseskan kegiatan tersebut.

“Saya selaku Ketua TP PKK Provinsi NTB menyampaikan terima kasih dan apresiasi mendalam kepada seluruh relawan, kepala desa, dan seluruh warga Desa Gegerung yang telah memiliki gagasan yang sangat mulia ini,” ungkapnya.

Dengan merujuk pada perintah membaca dalam Quran surat Al-Alaq, Hj. Niken berharap dengan adanya kegiatan Roah Literasi itu, seluruh warga dan keluarga besar Desa Gegerung tidak ada lagi yang buta huruf.

“Dalam al-Quran kita juga diperintah untuk membaca. Jadi, mari kita rajin dan sering membaca, karena dengan membaca kita menjadi pintar,” kata Hj. Niken.

Sementara Kepala Desa Gegerung Harun dalam kesempatannya menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada TP PKK NTB, tim dari Kantor Bahasa, Kepala Perustakaan dan Arsip Lombok Barat, serta seluruh warga dan orang tua peserta Roah Literasi. (red)