in ,

TGH Abdul Karim Digadang-gadang Maju Pilbup Lombok Utara

TGH Abdul Karim Abdul Ghafur (foto: rico)

kicknews.today – Pemilihan Bupati (Pilbup) Lombok Utara tahun 2020 mendatang agaknya akan diikuti banyak calon. Pasalnya, sejumlah nama mulai saat ini mulai didengungkan untuk bertarung dalam kontestasi politik mendatang. Yang teranyar, TGH Abdul Karim didorong untuk maju oleh sejumlah masyarakat Lombok Utara. Hal ini sebagaimana diungkapkan salah seorang warga Agus Susila Rabu, (17/7).

“Memang itu adalah hak beliau, tapi yang menurut pendapat saya tentang kepemimpinan beliau ini luar biasa. Sekarang ini beliau merupakan salah satu pimpinan terbaik pondok pesantren di Lombok Utara,” ungkapnya.

Pimpinan Ponpes Nurul Bayan tersebut dinilai memiliki karakter pun kemampuan untuk memimpin kabupaten termuda di NTB itu. Sosok yang rupanya sudah menjadi keteladanan bagi masyarakat. Setidaknya hal ini diakui oleh warga lain, Lalu M. Qasim. Menurutnya, Karim memiliki jiwa kepemimpinan dan salah satu putra terbaik daerah.

“Secara pribadi dan masukan beberapa warga itu sangat berharap ketika nantinya beliau tampil ambil bagian memimpin Lombok Utara. Masyarakat berharap punya pemimpin yang keperdulian, bukan berarti kita menepikan kepemimpinan yang kemarin tapi harapan kami mudahan KLU jika beliau memimpin akan lebih baik dari sebelumnya,” jelasnya.

Beberapa nama yang di isukan akan bertarung di Pilbup Lombok Utara 2020 sudah mulai bermunculan. Mulai dari H. Djohan Sjamsu, Raden Nuna Abriadi, hingga Incumbent H. Najmul Akhyar pun tak luput dari sorotan masyarakat. Hanya saja, dari nama-nama tersebut sejauh ini belum ada yang berani secara pasti menyatakan diri akan kembali memperebutkan kursi KLU satu.

Sementara di sisi lain, TGH Abdul Karim cukup kalem menanggapi dorongan dari masyarakat yang menginginkan dirinya maju. Pihaknya mengakui saat ini masih banyak hal yang mesti dipikirkan, tak terkecuali memikirkan daerah. Tapi secara pribadi belum ada pikiran untuk mencalonkan diri ikut dalam pilbup nanti.

“Kalaupun ada orang berpikir mau menggandengkan (saya) atau apa, itu pikiran mereka. Kalau saya sendiri saat ini masih fokus dengan apa yang saya pikirkan saja,” ucapnya.

Kendati begitu dirinya mengakui jika ada sejumlah tokoh yang sudah datang ke rumahnya hanya sekadar berdiskusi. Ia menilai hal itu cukup wajar pun mengakui komunikasi dengan semua tokoh sangat penting terlebih untuk kemajuan suatu daerah.

“Ada yang sudah mengarah ke pilkada, sosial, ada yang konsultasi haji juga ya biasalah,” pungkasnya.(iko)