in

Atensi Kemarau Panjang, PLN UIW NTB Bangun Sumur Bor Publik

kicknews.today – Guna mengatasi masalah air bersih di wilayah Pulau Lombok, PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) melalui program “PLN Peduli” membangun dua sumur bor baru untuk publik (umum), guna peningkatan pelayanan air bersih bagi masyarakat. Dua sumur bor tersebut yakni di Lapangan Mandalika Kecamatan Sengkol Kabupaten Lombok Tengah dan di Dusun Semaya Desa Pringgabaya Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur.

General Manager PLN UIW NTB Rudi Purnomoloka saat dikonfirmasi kicknews.today, Kamis (18/7), mengatakan bahwa pembuatan dua sumur bor itu didasarkan atas pentingnya sumber air bagi kehidupan manusia. Dimana PLN melihat adanya potensi kekeringan pada dua lokasi tersebut.

“Ini sesuai dengan motto PLN, yaitu Listrik untuk Kehidupan Lebih Baik. Kami sebagai BUMN tentu ingin hadir untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuat kehidupannya lebih baik,” ungkap Rudi.

Dikatakan, melalui program PLN Peduli, PLN berinisiatif untuk turut meningkatkan kualitas hidup masyarakat, salah satunya di bidang penyediaan sarana prasarana umum dengan membangun sumur bor lengkap dengan fasilitas MCK, yang diharapkan dapat dimanfaatkan oleh 560 kepala keluarga (KK).

Dijelaskan, bantuan yang diberikan PLN untuk membangun sumur bor dan fasilitas MCK di dua lokasi tersebut, total dananya mencapai Rp 200 juta. Jumlah tersebut termasuk untuk pembangunan sambungan instalasi listrik sebesar 900 Volt Ampere (VA).

Pihaknya berharap warga yang wilayahnya mendapat bantuan sumur bor, dapat menjaga dan merawat dengan baik, sehingga terus awet dan dapat dimanfaatkan dalam waktu yang panjang.

“Bantuan fasilitas sumur bor dan MCK ini mohon bisa dijaga, agar dapat digunakan terus oleh warga,” ucap Rudi.

Selain itu, Rudi juga meminta kepada media supaya disampaikan kepada masyarakat, untuk terus membantu dan memberikan dukungan kepada PLN, khususnya dalam menjaga aset-aset milik PLN.

“Masyarakat harus dukung PLN, misalnya bisa melakukan perabasan pohonnya agar tidak menyentuh jaringan, ini untuk kita semua. Atau jika ada gangguan lainnya, PLN meminta warga setempat untuk bisa menghubungi langsung PLN,” tutupnya. (red)