in

Antisipasi Kebutuhan Daging, Desa di Lingkar KEK Mandalika Gelar Pelatihan Ternak

kicknews.today – Sejumlah desa yang lokasinya tak jauh dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika mengadakan bimbingan teknis budidaya ternak sapi kepada sejumlah peternak. Kegiatan itu dilakukan mengantisipasi kebutuhan daging sapi yang akan tinggi bila industri pariwisata di kawasan KEK telah menggeliat.

Alasan itu diungkap Muksin, Kepala Desa Desa Segala Anyar Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah.

“Jangan sampai hotel-hotel di Kawasan Mandalika malah mencari daging sapi ke luar Lombok nanti,” katanya.

Namun, Muksin sadar para peternak sapi di desanya masih memelihara ternak secara tradisional dan mengandalkan rumput hijauan sebagai pakan ternak. Itu sebabnya, dia mengadakan bimbingan teknis cara budidaya ternak sapi yang murah dan tanpa harus tergantung pakan hijau dengan teknik fermentasi pakan.

“Para peternak diajarkan ilmu beternak tanpa harus nyabit rumput. Cukup dengan pakan jerami,” katanya kepada kicknews.today, Jumat ( 12/7).

Jika musim panen padi, lanjut Muksin, stok jerami di desanya berlimpah. Setelah pelatihan, para peternak baru tahu kalau jerami itu bisa dipakai untuk pakan sapi.

Padahal, selain beternak, hampir sebagian besar warganya adalah petani.
Seminggu sebelumnya, pelatihan serupa juga dilakukan Desa Teruwai, desa tetangga Segala Anyar.

Stok jerami di desa itu juga berlimpah dan selama ini terbuang sia-sia.
Menurut Muhammad Arta, Kepala Desa Teruwai, para peternak dibekali pengetahuan pengolahan pakan fermentasi itu guna membantu peternak menghemat waktu dan tenaga.

“Belum lagi kalau musim kemarau, stok rumput sangat terbatas. Sekarang, untuk stok pakan, peternak kami sudah mulai mengumpulkan jerami dalam jumlah banyak,” katanya.

Lebih jauh, kedua kepala desa itu mengungkapkan, kemudahan pakan ternak sapi dengan teknik fermentasi jerami menjadi penyemangat para peternak untuk mulai berani memelihara sapi lebih banyak dari sebelumnya tanpa khawatir kekurangan pakan.

Dihubungi terpisah, Saefudin, Pendamping Lokal Desa yang mendampingi Desa Segala Anyar dan Desa Teruwai, menjelaskan desa-desa di Kecamatan Pujut punya potensi besar di sektor peternakan seperti ternak sapi dan unggas untuk dikembangkan.

“Ada empat desa yang saya dampingi dan semuanya menganggarkan pelatihan pakan ternak menggunakan Alokasi Dana Desa,” katanya kepada kicknews.today, Sabtu (13/7).

Menurutnya, desa-desa itu cukup antusias mempersiapkan sumberdaya peternakan karena melihat perkembangan pembangunan pariwisata di KEK Mandalika yang terus digencarkan pemerintah.

Boleh jadi, ujarnya, kebutuhan komoditi daging akan meningkat sejalan dengan akan bertambahnya infrastruktur hotel-hotel untuk mendukung gelaran MotoGP tahun 2021. Tetapi, bimbingan teknis saja tentu tak cukup.

“Mereka butuh pendampingan serius tentang bagaimana manajemen budidaya ternak yang tak lagi cara tradisional seperti selama ini,” jelasnya. (rul)