in

Ini Pesan Bupati Lombok Barat saat Melepas Keberangkatan Tamu Allah

Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid saat melepas CJH

kicknews.today – Ibadah haji tidak hanya membutuhkan kekuatan fisik dan biaya, namun juga kesabaran dan keikhlasan. Hal itu diungkapkan Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, Selasa (9/7) malam, saat melepas 454 tamu Allah yang akan melaksanakan Rukun Islam kelima “Berhaji ke Baitullah”, kelompok terbang (kloter) IV Nusa Tenggara Barat (NTB) di Bencingah Agung Kantor Bupati setempat.

Dikatakan, dengan jumlah petugas kesehatan yang terbatas, para CJH diminta saling membantu dan menjaga antar sesama.

“Jamaah yang berprofesi sebagai dokter, agar tidak berat memberikan bantuan kepada jamaah yang membutuhkan perawatan kesehatan,” ungkapnya.

Pihaknya juga mengingatkan para jamaah calon haji tidak sungkan atau malu bertanya, apabila mendapat kendala di tanah suci. Hal itu dimaksudkan agar ibadah haji dapat ditunaikan dengan maksimal, dan menjadi haji yang mabrur (haji yang diterima oleh Allah SWT, red)

“Para calon jamaah haji adalah duta atau wakil dari Kabupaten Lombok Barat. Tunjukkan perilaku yang baik, sehingga nama daerah dan negara dinilai baik oleh orang luar,” tekannya.

Diketahui, tahun ini Indonesia mendapatkan penambahan kouta haji sebanyak 10.000 orang. Sementara untuk NTB sendiri mendapat 199 kuota, dan Lombok Barat sebnyak 45 kuota.

Fauzan menjelaskan, dibandingkan tahun 2018 lalu jumlah CJH Lombok Barat tahun ini lebih banyak, yakni 614 orang, dengan rincian 455 CHJ diberangkatkan pada kloter empat termasuk dua orang petugas  kloter dan tiga para medis, pada keloter sembilan akan diberangkatkan sebanyak 156 orang, dan sisanya tiga orang masuk kloter campuran yakni kloter sebelas.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Lombok Barat H. Jaelani menjelaskan, dengan kondisi cuaca Tanah Suci yang cukup berbeda dengan Indonesia, CJH diminta untuk mengikuti prosedur dan aturan yang telah ditetapkan.

“Jamaah calon haji kita harus menyiapkan fisik, karena kondisi di sana berbeda dengan di Indonesia. Informasi terakhir dari Madinah cuacanya cukup panas. Jadi saya himbau calon jamaah kita, harus mengikuti prosedur dan aturan yang sudah ada dan petugas dari Arab Saudi,” pesannya. (red)