in

Binaragawan Ade Rai Motivasi Pola Hidup Sehat Peserta JKN-KIS di Giri Menang

Binaragawan Ade Rai saat menjadi pemateri dalam sosialisasi JKN-KIS BPJS Kesehatan di Bencingah Agung Lombok Barat

kicknews.today – “Sehat adalah kemampuan kita menciptakan kesenangan”. Demikian kata binaragawan Ade Rai, Kamis (4/7), saat Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan NasionaI-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dan Pola Hidup Sehat. Dalam sosialisasi  yang digelar di Bencingah Agung Kantor Bupati Giri Menang, Gerung itu, Ade Rai menyampaikan materi inspirasi terkait pola hidup sehat kepada peserta JKN-KIS.

Menurut pria yang menjadi Brand Ambassador BPJS Kesehatan sejak 2016 lalu itu, sehat bukanlah tujuan namun merupakan syarat.

“Kalau mau kerja kita harus sehat, kalau mau olahraga badan harus sehat. Begitu juga kalau mau makan Ayam Taliwang, ya harus sehat. Kalau gak gitu, gak enak makannya,” candanya.

“Sosialisasi ini sebagai wadah lebih positif, untuk mengajarkan bagaimana pola hidup sehat. Nasib kesehatan kita di tangan kita sendiri, bukan di tangan pemerintah atau BPJS. Jadi warga harus lebih cerdas, sakit itu sesuatu yang tidak mengenakan,” lanjutnya.

Kepala BPJS Kesehatan Mataram dr. Muhammad Ali menjelaskan, kegiatan sosialisasi itu merupakan kegiatan rutin BPJS Kesehatan di seluruh daerah se-Indonesia. Dimana kegiatan itu untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang program JKN, yang merupakan salah satu nawacita Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Kegiatan kita hari ini menghadirkan Bung Ade Rai sebagai Brand Ambassador, tidak terlepas dari upaya promortif dan preventif meningkatkan mutu kesehatan. Harapan kita bisa memberikan info tentang program BPJS Kesehatan dan pentingnya memahami pola hidup sehat,” terangnya.

Sementara Sekda Lombok Barat H. Moh. Taufiq atas nama Bupati, dalam kesempatan itu sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan BPJS Kesehatan. Terlebih dengan kehadiran Ade Rai yang dipastikan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat.

Dikatakan, sampai saat ini masyarakat Lombok Barat yang telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan sekitar 79,12 persen. Untuk itu Sekda meminta agar masyarakat yang belum terdaftar, agar segera mendaftarkan diri.

“Berdasarkan Perpres 82 Tahun 2018, tugas Pemerintah Daerah di antaranya dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan, kemudian bagaimana meningkatkan kepesertaan di dalam jaminan kesehatan. Dalam kesempatan ini saya himbau kepada kita semua, agar bisa terdaftar di BPJS Kesehatan, untuk kesehatan kita ke depan,” katanya. (red)