in ,

Pariwisata NTB Mati Suri, Tingkat Hunian Kamar Hotel Terjun Bebas

Data BPS terkait tingkat hunian hotel di NTB

kicknews.today – Kepala Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara (NTB) melalui Kabid. Statistik Distribusi Lalu Putradi, Senin (1/7), merilis bahwa tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang dan non-bintang di NTB menurun. Dibandingkan bulan yang sama pada tahun 2018 lalu, tingkat penurunannya sebesar 20,72 poin pada hotel berbintang dan 29,17 persen untuk hotel non-bintang.

Dikatakan, selama bulan Mei 2019 TPK hotel berbintang sebesar 33,34 persen, atau menurun 6,09 poin dibandingkan dengan hunian selama April 2019.

“Jika dibandingkan dengan TPK hotel bintang bulan Mei 2018 sebesar 54,06 persen, berarti mengalami penurunan sebesar 20,72 poin,” ungkap Putradi.

Selain itu, lanjut Putradi, walau terjadi peningkatan rata-rata lama menginap (RLM) tamu hotel berbintang, namun kenaikannya sangat tipis atau sebesar 0,02 hari.

“Rata-rata lama menginap (RLM) tamu hotel bintang pada bulan Mei 2019 tercatat 2,42 hari. Ini mengalami kenaikan sebesar 0,02 hari, dibandingkan dengan RLM bulan April 2019 yakni sebesar 2,40 hari,” ujarnya.

Sementara jumlah tamu yang menginap selama bulan Mei 2019 tercatat sebanyak 42.100 orang, yang didominasi tamu dalam negeri sebesar 73,71 persen atau sebanyak 31.032 orang.

“Sedangkan untuk tamu luar negeri yang menginap sebanyak 11.068 orang atau 26,29 persen,” ucapnya.

Lebih jauh disampaikan, untuk TPK hotel non-bintang selama Mei 2019 yakni 21,57 persen, atau mengalami penurunan 1,67 poin dibanding April 2019 dengan TPK sebesar 23,24 persen.

“Jika dibandingkan dengan bulan Mei 2018 mengalami penurunan sebesar 7,60  poin dari 29,17 persen menjadi 21,57 persen,” sebutnya.

Pun demikian dengan RLM tamu di hotel kategori ini walaupun mengalami kenaikan, namun persentasenya hampir sama dengan hotel berbintang.

“Rata-rata lama menginap (RLM) tamu di hotel non-bintang selama bulan Mei 2019 sebesar 1,87 hari, mengalami kenaikan 0,27 hari dibandingkan dengan RLM bulan April 2019 sebesar 1,60 hari,” katanya.

Disebutkan, jumlah wisatawan asing yang datang melalui direct flight di Bandara Internasional Lombok (BIL) selama Mei 2019, tercatat sebanyak 2.841 orang dengan wisman terbanyak dari Malaysia yakni mencapai 724 orang dan 366 orang wisman asal China. (red)