in

Samota Ditunjuk jadi Cagar Biosfer

kicknews.today – Perhelatan The International Coordinating Council of The Man and The Biosphere Programme, UNESCO di Paris yang digelar sejak tanggal 17 Juni lalu, dimanfaatkan Wakil Gubernur (Wagub) Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd., menunjuk wilayah Samota (Saleh, Moyo dan Tambora) sebagai salah satu cagar biosfer.

Kepala Biro Humas dan Protokoler Pemprov NTB Najamuddin Amy, S.Sos., M.M. mengungkapkan, kesempatan mewakili NTB dalam perhelatan UNESCO di Prancis tersebut, Wagub akan difasilitasi oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) menggelar bussiness meeting (temu bisnis), dengan travel agent setempat.

“Kesempatan emas bertemu dengan para pengelola jasa perjalanan wisata di Prancis, juga akan dimanfaatkan sebagai ajang mempromosikan NTB, sebagai destinasi wisata yang komplet. Termasuk penunjukan Samota sebagai cagar biosfer,” ungkapnya, Rabu (19/6).

Selain itu, Wagub NTB dan rombongan juga akan mengabarkan kepada dunia khususnya warga Prancis, bahwa NTB siap menerima investasi dan kunjungan wisatawan.

“NTB dengan dua pulau yakni Lombok dan Sumbawa, memiliki begitu banyak ragam destinasi wisata. Selain keindahan destinasi wisata pantainya, juga memiliki destinasi lain seperti air terjun, pegunungan, budaya, dan kesenian yang begitu kaya,” jelasnya.

Dijelaskan, sebagian destinasi mungkin telah cukup dikenal dan memiliki reputasi yang mendunia, namun masih banyak lagi destinasi lain yang perlu diperkenalkan kepada warga dunia.

“Melalui temu bisnis itulah destinasi-destinasi di NTB ini akan diperkenalkan, sehingga akan semakin banyak destinasi wisata di NTB, yang akan memicu ketertarikan wisatawan dari Prancis dan negara-negara Eropa,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan, alasan lain digelarnya temu bisnis tersebut adalah guna menjajaki kemungkinan, untuk mengekspor komoditas unggulan di NTB ke Prancis.

“Upaya ini selaras dengan program penguatan industri lokal, yang sedang digencarkan Pemprov NTB di bawah kepemimpinan Dr. H. Zulkieflimansyah dan Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd.,” ucapnya. (red)