in

Lebaran Topat Aman Terkendali, Polda NTB Apresiasi Masyarakat

Pemotongan Praja Ketupat oleh Bupati Lombok Barat

kicknews.today – Polda NTB memberikan apresiasi kepada segenap warga masyarakat di Lombok, Nusa Tenggara Barat khususnya yang telah berpartisipasi secara langsung dalam menjaga perayaan ‘lebaran topat’ sehingga berlangsung aman dan terkendali.

“Perayaan Lebaran Topat tahun ini berlangsung aman dan terkendali. Tidak ada kejadian menonjol dan masyarakat cukup tertib dalam merayakan pesta budaya masyarakat ini,” kata Kabid Humas Polda NTB, AKBP Purnama, SIK di Mataram, Kamis (13/6).

Disampaikan dia, Polda NTB mengucapkan terimakasih atas partisipasi masyarakat tersebut sehingga kondisi keamanan NTB tetap terjaga hingga saat ini.

“Kami sampaikan terimakasih kepada masyarakat. NTB aman karena andil kita semua,” ungkapnya.

“Semua Kegiatan berlangsung aman dan terkendali yang pengamanannya dilaksanakan oleh anggota Pam terbuka dan Tertutup Polda NTB, Polres Lobar dan Polsek Senggigi,” pungkasnya.

Diketahui perayaan Lebaran Topat tahun ini di Lombok, dipusatkan di beberapa lokasi. Untuk di Lombok Barat (Lobar) menyelenggarakan Perayaan Lebaran Topat (Ketupat) dengan Tema “Zikir dan Doa Tasyakuran Lebaran Topat 2019” yang diadakan di pantai Duduk, Desa Batulayar, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lobar pada Rabu (12/6).

Perayaan yang diadakan setiap tahun, seminggu setelah Idul Fitri tersebut dihadiri oleh berbagai kalangan, di antaranya Bupati Lombok Barat, H Fauzan Khalid, MSI, didampingi oleh wakil Bupati Lobar, Hj. Sumiatun.

Hadir pula dalam acara itu Plt. SekdaProvinsi NTB, Forkompinda Provinsi NTB, Kapolda NTB diwakili Wadir Pam Obvit Polda NTB, Kapolres Lombok Barat, Kepala SKPD se-Kabupaten Lombok Barat serta Forkompinda Kabupaten Lobar dan tamu undangan lainnya.

Menurut pantauan, acara dimulai dari pukul 08.30 wita. Rombongan berangkat dari Kantor Camat Batulayar ke Makam Keramat Batulayar memakai 10 Cidomo (Delman) hias untuk ziarah.

Ketika tiba di Makam Keramat Batulayar, rombongan ziarah makam kemudian menuju makam utama yang dipercaya oleh masyarakat Sasak Lombok sebagai makam ulama Sayid Duhri Al Haddad Al Hadrami yang diyakini sebagai penyebar agama Islam pertama kali di Pulau Lombok. Dalam acara ziarah makam tersebut para peserta melakukan ziarah kubur dan zikir yang dipimpin oleh TGH. Ahmad Sanusi.

Setelah ziarah makam, rombongan Bupati Lobar dan para undangan menuju lokasi acara tasyakuran lebaran topat di pantai Duduk.

Pada acara inti digelar tari seni budaya Praja Topat Agung kemudian di lanjutkan dengan Penjemputan Praja Topat Agung yang dipimpin oleh Pemucuk (Bupati Lobar) diiringi oleh “Teruna Dedara” yang membawa Ceret, pisau pemotong ketupat dan lainnya sebagai simbol dimulainya Lebaran Topat.

Kehadiran Praja ketopat Agung ini dibingkai dengan koreografi yang bertemakan kemenangan, keberkahan dan kebahagiaan. (ard)