in

Ketua DPC PPP Lombok Timur Dilaporkan Ke Polisi 

Pelapor ketua DPC PPP Lombok Timur

kicknews.today – Oknum Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Lombok Timur, H.Muzani Umar dilaporkan ke Polres Lombok Timur (Lotim) oleh Sekretaris DPC PPP Lotim, Fahrur Rozi, Rabu (12/6).

Kedatangan Sekretaris DPC PPP tersebut melapor ke Kantor Polisi didampingi kuasa hukumnya Ahmad Syaipullah dengan membawa satu bendel berkas amplop.

Oknum Ketua DPC PPP Lombok Timur tersebut dilaporkan terkait dengan dugaan pemalsuan dokumen dan tindakan melawan hukum sehingga diangap merugikan pelapor dan partai dari perbuatan oknum tersebut.

Sementara itu sekretaris DPC PPP Lombok Timur, Fahrur Rozi di Polres Lombok Timur saat memberikan keterangan pers mengatakan kalau pihaknya melaporkan oknum Ketua DPC PPP Lombok Timur atas perbuatan pidana yang dilakukan.

“Yang saya laporkan ini pidananya karena diduga melakukan pemalsuan dokumen,dengan nantinya akan mengarah ke kasus dugaan korupsi setelah laporan ini,” tegas Fahrur Rozi.

Sementara penasehat hukum pelapor, Ahmad Syaipullah menjelaskan apa yang dilaporkan kliennya terhadap tindakan dari oknum Ketua DPC PPP Lombok Timur tersebut, karena mengarah kepada perbuatan melawan hukum dengan diduga melakukan pemalsuan dokumen.

“Dalam laporan yang kami masukkan ke Polres Lotim lengkap semuannya,” tegasnya.

Ia menambahkan kalau melihat dari perbuatan yang dilakukan oknum Ketua DPC PPP Lotim yang diduga melawan hukum itu diantaranya ialah dugaan pemalsuan dokumen saat pembuatan pertanggungjawaban dana bantuan politik dari pemerintah tahun 2017,2018 dan 2019.

Kemudian yang kedua, tindakan dugaan korupsi kaitannya mengenai bantuan partai dengan nilainya sebesar Rp 103 juta setiap tahunnya. Dengan tidak terbuka dan transparansinya dalam penggunaan dana partai tersebut yang diduga digunakan untuk kepentingan pribadi yang bersangkutan saat pencalegan tersebut.

Sementara ketiga, dugaan penggelapan dana partai dengan tujuan untuk kepentingan pribadi, sedangkan dana partai itu bersumber dari iuran fraksi, iuran anggota DPRD Lotim, sejumlah anggota dan dugaan penggelapan dana saksi mencapai ratusan juta rupiah.

“Namun yang paling kami laporan dahulu dugaan pemalsuan dokumen, sedangkan yang lainnya aka mengalir dengan sendirinya kasus yang kami laporan ini diproses secara hukum,” tandas penasehat hukum pelapor.

Sementara di tempat terpisah, Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP I Made Yogi Perusa Utama, SE, SIK saat dikonfirmasi mengakui kalau laporan tersebut sudah ke Kapolres, akan tapi belum turun ke Reskrim untuk ditindaklanjuti.

“Memang laporan sudah masuk ke Kapolres Lotim belum turun ke kami,” tegasnya.

Kemudian Ketua DPC PPP Lotim, H.Ahmad Muzanni Umar sampai berita ini diturunkan belum bisa dikonfirmasi meski telah mencoba menghubunginya melalui telpon selulernya berkali-kali dan melalui pesan whatsap juga tidak merespon. (Sul)