in

Pastikan ASN Ngantor, Bupati Najmul Sidak ke Tiga Dinas

Bupati Najmul saat tiba di Kantor Dukcapil KLU untuk lakukan sidak ASN (foto: rico)

kicknews.today – Pasca libur lebaran seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Senin, (10/6) ini sudah harus masuk kerja lagi. Hanya saja, berkaca pada tahun sebelumnya pada hari pertama masuk kerja tidak semuanya ASN bisa masuk. Untuk memastikan hal itu tak terjadi, Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar secara langsung melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke kantor-kantor dinas.

Ditemui usai melakukan sidak, Najmul Akhyar mengungkapkan dari hasil pemantauan ke tiga kantor dinas yakni Dinas PUPR, Dukcapil, dan Dishublutkan Lombok Utara hasilnya cukup memuaskan. Tingkat kehadiran para abdi Negara di sana rupanya tak mengecewakan.

“Ternyata dari kantor-kantor yang saya datangi hampir 100 persen ASN maupun tenaga kontrak kita hadir,” ungkapnya.

Meski dalam proses sidak, khususnya di Dishublutkan Lombok Utara terdapat tiga orang yang tak hadir tetapi itu bisa dipertanggungjawabkan. Misalnya mereka yang tidak bisa masuk kerja yakni lantaran cuti melahirkan pun sakit. Dan itu sudah dilengkapi dengan surat keterangan sakit dari dokter. Langkah pemantauan ASN tersebut nantinya akan dilakukan berkelanjutan.

“Ya terus kita lakukan tetapi ini tidak boleh kita rencanakan dengan terjadwal namanya sidak,” tegasnya.

Pihaknya menjelaskan jauh hari telah menyampaikan kepada seluruh kepala dinas bahwa Pemkab Lombok Utara memiliki aplikasi yang bernama Si Dara atau Sistem Informasi dan Data Harian. Aplikasi yang berada di bawah naungan BKD-PSDM Lombok Utara ini dirasa cukup membantu pemantauan kinerja ASN. Betapa tidak, dari sana tingkat kehadiran pun nilai komulatif ASN yang rajin atau sebaliknya bisa terpantau secara jelas.

“Bahkan itu langsung kita hubungkan dengan nilai komulatif tunjangan yang bisa diterima oleh ASN maupun (tenaga) kontrak kita. Artinya kalau yang rajin, insyallah banyak mereka terima tunjangan tapi bagi yang tidak rajin ya mereka rugi sendiri,” jelasnya.

Meski pemantauan sudah terorganisir ditambah dengan regulasi yang jelas, pihaknya tetap ingin turun sidak untuk memastikan komitmen para ASN yang ia pimpin. Bahkan ketika sidak, lanjut Najmul, dirinya sempat mengabsen secara acak untuk memastikan bahwa yang bersangkutan benar ada dan masuk melakukan kewajiban mereka.

“Saya di kasi absen saya ambil yang ditengah atau akhir, ini mana orangnya. Dan Alhamdulillah bisa menunjukan semua. Untuk cuti, cuti itukan hak ASN tetapi kalau sudah cuti lalu cuti lagi itu melanggar aturan, tapi kita menganjurkan supaya tidak ada cuti setelah lebaran,” pungkasnya.(iko)