in

Jelang Lebaran, Polres Lombok Tengah Razia Penjual Miras

kicknews.today– Puluhan botol minuman keras bermerek dan tardisional kembali berhasil disita dari sejumlah cafe remang-remang di wilayah Kecamatan Pujut dan pedagang di Kecamatan Batukliang Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu (25/05). Penyitaan dilakukan dalam rangka menciptakan situasi aman dan kondusif di bulan Suci Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah.

“Dari hasil razia itu kita berhasil mengamankan puluhan botol miras yang dijual tanpa ijin,” ujar Kasatresnarkoba Polres Lombok Tengah, AKP Dhafid Shiddiq di kantornya, Minggu (26/5).

Dijelaskan, puluhan botol miras yang diamankan itu berupa satu botol Quilla Robinson, satu botol Vodka Gilbey”s, satu botol Blend Gilbey”s, satu botol Vodka 9, satu botol Blanco dua botol Blanco (kuning), dua botol Robinson Jamaika, satu botol Jack Daniel’s, dua botol Whisky Robinson, dua botol Robinson Dry Gin, satu botol Bali moon, 19 bir Anker botol besar, 9 bir Anker botol kecil, 12 bir bintang botol besar, 15 bir bintang botol kecil, 10 Sun Mig Light botol kecil, 14 bir Prost botol kecil, 6 bir Prost botol besar dan 15 Sun Mig Light botol besar.

“Selain itu juga kita berhasil menyita 21 botol minuman keras jenis tuak dan jerigen yang berisikan 30 Liter minuman keras jenis tuak di salah satu pedagang di Kecamatan Batukliang,” jelasnya.

Ditambahkan, peredaran miras di wilayah hukum Polres Lombok Tengah sudah sangat merajalela. Meskipun sudah berulang kali dilakukan razia, namun banyak masyarakat yang masih saja menjual miras tanpa menggunakan ijin. Terutama para pedagang cafe atau tempat hiburan di wilayah Objek Wisata Kuta, Kecamatan Pujut Lombok Tengah.

“Razia ini untuk memberikan tindakan tegas para pejual miras tanpa ijin dan memberikan rasa aman dalam pelaksanan lebaran yang tinggal beberapa hari mendatang,” ujarnya.

“Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (1) Perda Lombok Tengah Nomor 24 tahun 2002 tentang pemberntasan minuman keras. Dan dari hasil pemeriksaan terhadap ijin penjualan miras itu, pihak pemilik tidak bisa menunjukkan, sehingga puluhan miras itu disita,” pungkasnya. (Ade)