in

Oknum Timses Bupati Lombok Timur Makin Sok Berkuasa

Kantor Sekretariat Dewan DPRD Lombok Timur

kicknews.today – Oknum Timses Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur (Lotim) menarik kembali SK salah satu tenaga Honda atas nama Herman Harianto di Sekretariat Dewan (Setwan)  DPRD Lotim yang sudah dipegang, karena alasan tenaga Honda yang ditarik SK-nya tersebut akan dibina.

Dari hasil pantauan media di kantor Setwan DPRD Lotim, kamis siang (23/5), oknum Tim Sukses (Timses) tersebut datang untuk mengambil SK Honda yang sudah diterbitkan dari Bupati Lotim, kemudian menemui salah satu Kasubag yang membidangi masalah kepegawaian di Setwan DPRD  Lotim.

Oknum Timses yang meminta SK Honda yang telah keluar tersebut tidak diberikan oleh Kasubag di Setwan DPRD Lotim karena dianggap tidak berhak untuk meminta SK Honda, apalagi statusnya hanya seorang Timses.

Kemudian oknum Timses tersebut menelpon Kabag Umum Setwan Lotim, L.Sahabudin, terkait dengan masalah SK Honda yang diminta agar diberikan. Lalu setelah itu Kasubag diberikan Hand Phone (HP) oleh oknum Timses untuk melakukan komunikasi. Setelah selesai komunikasi, Kasubag Kepegawaian tersebut memberikan SK Honda yang diminta oknum Timses, kemudian meninggalkan kantor DPRD Lotim.

Kasubag Kepegawain Setwan DPRD Lotim, Rohmawati saat dikonfirmasi mengatakan bahwa dirinya memberikan SK honda yang diminta oknum Timses tersebut, karena adanya perintah dari Kabag Umum, sehingga Ia berani memberikannya. Sedangkan Kabag Umum saat itu sedang ke Mataram untuk mencari lencana bagi anggota DPRD Lotim yang baru nantinya.

“Saya diperintah Kabag untuk memberikan SK Honda itu, makanya saya berikan,” ungkap Rohmawati polos.

Sementara ditempat terpisah Kabag Umum Setwan DPRD Lotim, L.Sahabuddin saat dikonfirmasi melalui saluran selulernya dengan nada gugup dan terbata-bata memberikan keterangan mengaku dirinya tidak tahu masalah SK Honda tersebut, karena dirinya belum melihat SK tersebut.

“SK Honda mana yang dimaksud saya tidak tahu dan tidak pernah melihat SK Honda itu,” ujarnya.

Sebelumnya, oknum Timses Bupati Lotim juga diberitakan bertindak arogan merebut kunci kantor Dewan Pendidikan Lotim dengan membawa nama Bupati Lotim. (Sul)