in

Ngaku Diperintah Bupati, Oknum Timses “Sabotase” Kantor Dewan Pendidikan Lombok Timur

Kantor Dewan Pendidikan Lombok Timur

kicknews.today – Oknum Tim Sukses (Timses) Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur (Lotim) melakukan sabotase kantor Dewan Pendidikan Lombok Timur dengan mengambil kunci pintu kantor itu dari pengurus Dewan Pendidikan.

Akibatnya, anggota Dewan Pendidikan yang selama ini dinyatakan sah oleh SK Bupati tidak bisa berkantor di bangunan yang berlokasi di jalan TGKHM. Zainuddin Abdul Madjid atau samping kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Penataan Ruang (PUPR) Lotim.

Menurut pengakuan Sekretaris Dewan Pendidikan Lotim, Karomi, kepada wartawan, oknum tersebut membawa-bawa nama Bupati Sukiman Azmy.

“Oknum itu bilang diperintah Bupati untuk ambil kunci kantor,” ungkapnya, Rabu (22/5).

Ia menjelaskan pihaknya mempertanyakan mengapa setelah pergantian pimpinan di Lotim ini Dewan Pendidikan Lotim tidak diberikan berkantor di tempat tersebut, padahal pihaknya menempati kantor tersebut sudah lama semenjak mendapatkan SK Dewan Pendidikan Lotim.

“Kami diberikan hibah pinjam pakai atas kantor tersebut untuk menunjang kegiatan kami selaku Dewan Pendidikan sampai tahun 2022,” kata Karomi.

Anehnya, tindakan arogan oknum Timses yang mencatut nama Bupati tersebut tidak membawa surat pemberitahuan resmi dari Bupati.

“Masak gara-gara bukan bagian dari Timses Bupati dan Wakil Bupati Lotim makanya kantor Dewan Pendidikan Lotim diambil, kok segitunya sih,” kata Mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam Lotim penuh tanya.

Pada kesempatan itu juga, Karomi mempertanyakan kenapa Pemkab Lotim mengatakan bahwa lahan yang ditempati Dewan Pendidikan Lotim merupakan aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB. Padahal di plang itu sudah jelas-jelas terpampang kalau lahan dan bangunan itu milik Pemkab Lotim.

“Kok aneh sekali, kalau memang bangunan dan lahan tempat kantor Dewan Pendidikan Lotim milik Pemprov NTB, kenapa Pemkab Lotim berani memasang plang milik Pemkab Lotim,” tukasnya.

Sementara di tempat terpisah Kepala Bidang Aset Badan Keuangan dan Pengelolaan Aset (BPKAD) Lotim, L.Mustiaref saat dikonfirmasi mengatakan kalau bangunan dan lahan tempat berkantor Dewan Pendidikan Lotim merupakan milik Pemerintah Provinsi. Sedangkan statusnya Pemkab Lotim hanya pinjam pakai saja dan belum diberikan Pemprov NTB kepada Pemkab Lotim secara penuh.

“Yang jelas Pemkab Lotim masih statusnya pinjam pakai di bangunan rumah Dinas PU tersebut, karena milik Provinsi bukan Pemda Lotim, meskipun Pemda telah meminta untuk diberikan menjadi aset tapi belum diberikan,” tegasnya.(Sul)