in

Warga Masih Bingung Prosedur Pencairan Dana Bantuan Gempa Lombok

Rumah yang ambruk akibat gempa Lombok

kicknews.today – Warga korban gempabumi di kecamatan Tanjung, Lombok Utara masih menunggu kejelasan dana bantuan yang dijanjikan pemerintah. Pasalnya masih banyak warga yang tidak tahu kabar perkembangan dana tersebut.

Seperti yang terjadi kepada warga di dusun Tanak Song, Desa Jenggala Kecamatan Tanjung, Lombok Utara. Mereka masih bertanya-tanya tentang kapan dana bantuan yang dijanjikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu sampai ke tangan mereka.

“Kami dengar akan diberikan bantuan dari pemerintah tapi perkembangan mengenai bantuan itu sendiri masih belum kami ketahui sampai sekarang,” ucap Pardi, warga dusun Tanak Song Lombok Utara, Jum’at (17/5) sore.

Berdasarkan pernyataan yang disampaikan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu, warga dengan rumah rusak ringan mendapat bantuan sebesar Rp10 juta sedangkan rusak sedang menerima Rp25 juta, dan Rp50 juta untuk rumah rusak berat.

Namun Pardi sendiri masih belum mengetahui perkembangan terkait dana bantuan tersebut lebih lanjut hingga hari ini. Sedangkan pendataan sudah dilakukan.

“Dulu sudah didata, tapi sampai saat ini masih belum mendapat sosialisasi dari aparat desa atau BPBD bahkan Pokmas pun disini belum terbentuk, kami juga tidak tahu informasi mengenai Fasilitator yang disediakan pemerintah serta perkembangan lainnya,” ungkapnya.

Menurut perkataan Pardi, rumahnya mengalami rusak sedang sehingga harus tidur di Berugak (Gazebo) samping rumahnya, sedangkan Ibu Pardi tidur di berugak dekat kandang sapi.

“Saya takut mas tidur didalam, struktur rumah saya sudah parah akibat gempa bahkan tetangga saya rumahnya sudah roboh, kami disini hanya bisa pasrah saja” jelasnya.

Diketahui Pemerintah Pusat sendiri sudah menggelontorkan anggaran sebesar RP5,1 Triliun.

Bantuan Rp5,1 trilun tersebut digelontorkan dalam dua tahapan, pertama Rp3,5 triliun dan Rp1,6 triliun. Uang itu nantinya akan dipakai untuk memberikan bantuan kepada korban yang kediamannya terdampak gempa. Pemerintah menargetkan sebanyak 216 ribu rumah akan dibangun kembali.

“Uangnya sudah masuk sebelum Desember Rp3,5 triliun. Kemarin ditambah Rp1,6 triliun. Terkumpul di NTB Rp5,1 triliun dan sudah di sini, bukan di Jakarta. Tapi memang harus lewat prosedur tadi,” ujar Presiden Jokowi saat bertemu dengan para korban gempa, Jumat (22/3/2019) lalu. (red.)