in

DPD KNPI: Penyerahan RSIK ke Baznas Lombok Timur Terkesan Dipaksakan

Penandatanganan Penyerahan RSIK ke Baznas Lombok Timur

kicknews.today – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Pemuda Nasional Indonesia (KNPI) Lombok Timur, M.Taufik Hidayat menilai bahwa penyerahan Rumah Sakit Islam Kita (RSIK) Labuhan Haji oleh pihak yayasan RSIK ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lombok Timur dinilai terkesan dipaksakan.

“Kami melihat penyerahan RSIK dari yayasan ke Baznas Lotim (Lombok Timur) terkesan dipaksakan,” tegas Taufik, Sabtu (18/5).

Taufik mengatakan penyerahan RSIK dari Yayasan ke Baznas Lombok Timur dari satu sisi itu adalah langkah maju, tapi di sisi lain penyerahan ini perlu transparan kepada publik Lombok Timur. Sehingga masyarakat Lotim mengetahuinya.

“Karena keterbukaan itu sangat penting dan perlu agar nantinya tidak menjadi pertanyaan dibenak masyarakat, begitu juga sebelum diserahkan ke Baznas Lotim, RSIK ini harus dilakukan audit terlebih dahulu oleh lembaga independen yang berkompeten, agar serah terima ini clear and clean,” tandasnya.

Bagi Taufik, penyerahan RSIK ke Baznas Lotim ibarat jeruk makan jeruk, sehingga pihaknya menantang pihak yayasan untuk terbuka terkait dengan masalah siapa ketua yayasan, panitia pembangunan RSIK dan pengurus Baznas saat itu agar menjadi jelas semuanya baik mengenai berapa nilai aset dari RSIK maupun yang lainnya.

“Jika itu tidak dilakukan kami khawatir RSIK itu bisa saja diasumsikan oleh orang nantinya sebagai hasil money laundry, sehingga inilah yang tentunya diperhatikan pihak Yayasan RSIK maupun Baznas agar tidak menjadi permasalahan dikemudian hari nantinya,” ujarnya.

Lebih lanjut Ketua DPD KNPI Lombok Timur M. Taufik Hidayat mempertanyakan darimana kita tahu bahwa proyek pembangunan RSIK itu nilainya sekian, kemudian nantinya tiba-tiba  nilainya menjadi besar dan harus ditanggung oleh Pemkab Lombok Timur maka ini menjadi masalah.

“Jangan sampai seret Bupati dan Wakil Bupati yang baru ini kedalam persoalan baru masalah RSIK ini,” tandasnya.

Taufik menegaskan jangan sampai pemda Lombok Timur dirugikan oleh  hal yang seperti ini dengan menutupi masalah untuk kepentingan oknum maupun kelompok dalam masalah ini. Maka disinilah letak para pihak untuk lebih terbuka, agar Masyarakat Lombok Timur mendapatkan informasi yang utuh terhadap Rumah Sakit Islam Kita (RSIK) ini.(Sul)