in

Ini Pesan Bupati Lombok Barat saat Safari Ramadhan Perdana

kicknews.today – Mengawali Safari Ramadhan 1440 Hijriyah/2019 Masehi, Jumat (10/5) malam, Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid mengingatkan pentingnya sinergitas dan gotong royong. Hal itu disampaikan Bupati menanggapi beberapa persoalan, yang mengemuka akhir-akhir ini di wilayah yang dipimpinnya.

“Terkait dengan apa yang menjadi kepentingan masyarakat di Desa Bajur, adalah merupakan kepentingan masyarakat Kabupaten Lombok Barat secara umum,” ungkapnya di hadapan jamaah shalat tarawih di Masjid Baiturrahman Desa Bajur Kecamatan Labuapi.

Karena itu, lanjut Fauzan, diperlukan kebersamaan, sinergitas, dan juga diperlukan sifat atau karakter dan perilaku gotong royong, dari seluruh masyarakat Gumi Patut Patuh Patju.

“Misalnya masalah sampah, sebenarnya berawal dari karakter masyarakat itu sendiri, baru kemudian pemerintah menyiapkan fasilitas pendukung, untuk mengatasi persoalan sampah tersebut ” jelasnya.

Lebih jauh Fauzan menyapaikan, masalah sampah sendiri menjadi prioritas pemerintah, baik Pemkab Lombok Barat, Pemprov NTB dan bahkan Pemerintah Pusat.

Gubernur NTB sendiri, beber Fauzan, telah menargetkan tahun 2023 NTB bebas sampah.

“Artinya, pada tahun 2023 nanti sudah tidak ada lagi keluhan tentang penanganan masalah sampah ini,” tandasnya.

Sementara masalah fasilitas umum, Fauzan melihat jika mengacu pada aturan, sebenarnya fasilitas umum untuk warga perumahan menjadi kewajiban dari pengembang.

“Saya berharap agar masyarakat yang akan membeli rumah dari pengembang, agar pertama kali yang ditanyakan adalah terkait fasilitas umumnya. Dan kasus di Desa Bajur ini juga banyak terjadi di desa-desa lain,” ujar Fauzan.

Terakhir Fauzan mengajak seluruh jamaah, untuk memanfaatkan bulan Suci Ramadhan ini sebaik-baiknya. Ia mengumpamakan bulan Ramadhan sebagai kawah candradimuka, dalam artinya sebagai momen menempa diri atau latihan.

“Diharapkan kita bisa seperti kupu-kupu, yang berasal dari ulat dan masuk ke dalam kawah candradimuka dalam bentuk kepompong. Setelah melalui latihan, keluar menjadi kupu-kupu, menjadi binatang yang sangat indah dan menarik, dan hidup di taman bunga,” ucapnya berfilosofi.

Untuk diketahui, agenda Safari Ramadhan direncanakan akan digelar di 11 masjid yang ada di 10 kecamatan se-Lombok Barat. Salah satu di antaranya akan bersamaan dengan Safari Ramadhan, yang akan dilaksanakan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB. (red)