in

Fauzan Khalid Paparkan Visi-Misi Paket Zaitun di Paripurna DPRD Lombok Barat

kicknews.today – Hadir dalam Rapat Paripurna DPRD Lombok Barat, Kamis (2/5), pasangan H. Fauzan Khalid dan Hj. Sumiatun yang telah dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat, memanfaatkan momen tersebut untuk memaparkan visi dan misi “Paket Zaitun”.

Di hadapan Rapat Paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD Lombok Barat Imam Kafali, didampingi Wakil Ketua H. Nur Said dan Sulhan Muhlis Ibrahim tersebut, Fauzan Khalid menyampaikan visi-misi untuk mewujudkan Lombok Barat yang Mantab (Mandiri, Sejahtera, dan Berprestasi).

“Di masa kampanye dulu, saya bersama Ibu Wakil Bupati menawarkan konsep untuk membangun Lombok Barat. Konsep itu adalah impian dan cita-cita yang menjadi visi yang sama, di seluruh kalangan masyarakat dan pemangku kepentingan di Lombok Barat,” ungkapnya.

Dikatakan, ada lima misi yang ingin dicapai dengan visi Lombok Barat Mantab. Pertama, mewujudkan reformasi birokrasi yang berkesinambungan, melalui tata kelola pemerintahan yang profesional dan melayani publik dengan basis transparansi, akuntabilitas yang efisien, serta memiliki integritas.

“Kedua, meningkatkan dan memantapkan konektivitas dan akses infrastruktur antar wilayah, dan pemenuhan layanan dasar secara berkeadilan,” ujarnya.

Sedangkan misi ketiga, lanjut Fauzan, mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, melalui peningkatan hubungan antar para pelaku usaha dan mendorong pertumbuhan ekonomi, serta investasi yang kondusif yang berpihak kepada masyarakat.

Untuk misi keempat, terang Fauzan, Paket Zaitun ingin mewujudkan Lombok Barat yang sehat, Cerdas, dan Berbudaya melalui peningkatan kualitas sumber saya manusia (SDM), yang memiliki daya saing yang kompetitif.

“Kelima, meningkatkan dan memperkuat sinkronisasi dan sinergi pembangunan daerah, untuk mempercepat capaian Sustainable Development Goals atau tujuan pembangunan berkelanjutan, berbasis pada keharmonisan dengan lingkungan hidup dan sumber daya alam,” terangnya.

Lebih jauh Fauzan Khalid membeberkan capaian di tahun 2018, dimana IPM Lombok Barat berada di posisi keempat di NTB. Kemudian pertumbuhan ekonomi mencapai 6,58 persen, nilai SAKIP yang meningkat menjadi 62,24 dengan predikat B, dan beberapa capaian lainnya.

“Itu semua menjadi starting point untuk membawa Lombok Barat tahun 2024, dalam kondisi yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya meminta kepada seluruh perangkat daerah, untuk menyusun rencana strategis  (Renstra) dan program, yang terintegrasi dan bersinergi antar satu OPD dengan OPD lainnya.

“Tidak ada keberhasilan atau bahkan kegagalan yang dicapai secara parsial oleh masing-masing perangkat daerah, namun ia selalu terkait dengan kerja dan hasil dari perangkat daerah lainnya,” ucapnya puitis.

“Bila terdapat kekurangan, maka satu perangkat daerah harus melengkapi kelemahan atau kekurangan perangkat daerah lainnya. Itulah asas komplemantaritas yang kami kedepankan, sebagai tekad dan metode kerja kita untuk periode mendatang,” tegasnya.

Disampaikan pula bahwa dengan asas kerja yang sinergis, integratif, dan mengedepankan komplementaritas, maka Lombok Barat yang amanah, sejahtera dan berprestasi adalah bukan hanya milik Bupati-Wakil Bupati.

“Namun milik seluruh perangkat daerah dan jajarannya, juga milik DPRD Kabupaten Lombok Barat dan bahkan milik segenap masyarakat Lombok Barat,” pungkasnya.

Tampak hadir Sekda Lombok Barat H. Moh. Taufiq, Kepala OPD se-Lombok Barat, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, para kepala desa, dan tamu undangan lainya. (red)