in

Rekomendasi DPRD Terhadap LKPJ Lombok Tengah Anggaran 2018

kicknews.today – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah menggelar sidang paripurna penyampaian keputusan DPRD Tentang rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah akhir tahun anggaran 2018, Selasa (30/4).

Sidang paripurna itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Lombok Tengah, H Ahmad Puadi dan dihadiri Wakil Bupati Lombok Tengah, H Lalu Pathul Bahri, Anggota Dewan dan Kepala SKPM di Ruang rapat utama Kantor DPRD Lombok Tengah di Kelurahan Jontlak, pukul 10.30 Wita.

Sekertaris DPRD Lombok Tengah, R Mulyatno Junaidi menyampaikan, bahwa laporan Pansus Dewan terhadap LKPJ telah disetujui menjadi rekomendasi DPRD pada rapat paripurna yang dilaksanakan sebelumnya. Gabungan komisi berkeyakinan bahwa Pemerintah Daerah sudah berupaya untuk menindaklanjuti berbagai rekomendasi yang disampaikan oleh DPRD Lombok Tengah. Oleh karenanya, gabungan komisi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah atas berbagai upaya yang telah ditempuh guna perbaikan penyelenggaraan Pemerintahan, meskipun masih terdapat beberapa program yang dinilai belum dilaksanakan secara maksimal.

“Kami berharap Pemerintah Daerah dapat menindaklanjutinya dan berbagai upaya positif yang telah dilakukan dapat terus ditingkatkan sehingga data yang tersajikan merupakan data yang berkesinambungan dari waktu ke waktu,” jelasnya

Beberapa hasil pembahasan yang disampaikan itu diantaranya terkait dengan tekhnis penyusunan LKPJ, mereka memandang bahwa penyusunan LKPJ Akhir Tahun Anggaran 2018 telah sesuai dengan sistematika yang diatur dalam PP Nomor 3 Tahun 2007 tentang LKPJ, dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah kepada masyarakat.

“Dari aspek materi, gabungan komisi masih melihat beberapa SKPD tidak mencantumkan permasalahan dan solusi. Padahal ketika pendalaman yang dilakukan oleh masing-masing Komisi, justru SKPD menyampaikan berbagai keluhan yang dapat dipandang sebagai permasalahan yang dihadapi oleh masing- masing SKPD,” jelasnya.

Ditegaskan, bahwa jika tahun 2018 merupakan tahun ketiga dari pelaksanaan RPJMD tahun 2016-2021. Walaupun di dalam dokumen LKPJ masing-masing SKPD telah menyampaikan capaian indikator kinerja. Namun Gabungan Komisi belum dapat melihat sejauhmana indikator-indikator yang tertuang dalam dokumen RPJMD telah tercapai dengan intervensi anggaran pada APBD Tahun 2018.

“Sebagai bahan perbaikan kita bersama, DPRD merekomendasikan agar dalam setiap penyampaian LKPJ, juga disampaikan pula capaian indikator kinerja secara akumulatif, sehingga progres capaian RPJMD dapat lebih terukur setiap tahunnya,” tegasnya.

Dikatakan, rekomendasi yang diberikan kepada Pemerintah Daerah salah satunya yakni dalam penetapan target pendapatan agar disesuaikan dengan potensi yang dimiliki terutama yang bersumber dari retribusi Daerah dan menyusun kebijakan yang tepat dalam mengoptimalkan penerimaan Daerah.

“Pemerintah Daerah diminta untuk lebih tegas dalam mengevaluasi capaian target PAD yang menjadi tanggungjawab masing-masing OPD,” katanya.

Selain itu, pihaknya meminta agar melakukan review terhadap Peraturan Bupati Nomor 36 tahun 2013 tentang pendelegasian sebagian kewenangan Bupati kepada Camat, terutama terkait pengelolaan retribusi pasar oleh Pemerintah Kecamatan yang sampai saat ini belum optimal dalam menghasilkan PAD.

“Pemerintah Daerah diminta untuk memperjelas status pengelolaan lapak-lapak yang dibangun dan harus lebih objektif dalam perencanaan anggaran,” ujarnya.

Labih lanjut, dengan demikian anggaran yang disusun mencerminan efektifitas dan efesiensi dan perencanaan belanja betul-betul diarahkan untuk meningkatknya kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Daerah harus melakukan kajian mendalam terhadap potensi-potensi yang ada, sebelum memutuskan untuk melakukan investasi. Begitu juga dengan rekoemendasi terhadap pelaksanaan urusan konkuren, fungsi penunjang urusan pemerintahan daerah dan urusan Pemerintahan umum.

“Masing-masing komisi sudah menyampaikan rekomendasi terhadap OPD yang menjadi mitra mereka masing-masing,” pungkasnya. (Ade)