in ,

Siap-siap…! Mulai Senin Polda NTB Gelar Razia Serentak

Razia Keselamatan Gatarin 2018 di jalan Baypass BIL (Foto: Ir)

kicknews.today – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) mulai mempersiapkan diri untuk menggelar operasi Mandiri Kewilayahan dengan sandi operasi Keselamatan Gatarin 2019 dalam rangka menciptakan keamanan dan keselamatan juga kelancaran lalulintas pasca Pemilu 2019 dan jelang bulan suci Ramadhan.

Operasi ini direncanakan digelar mulai Senin 29 April 2019 hingga 12 Mei 2019 secara serentak di seluruh wilayah hukum Polda NTB. Artinya, seluruh jajaran hingga ke Polres-polres juga akan melaksanakan kegiatan yang sama sampai waktu yang ditentukan.

Kepala Biro Operasi Polda NTB, Kombes Pol Drs Maningka Jaya di Mataram, Jum’at (26/4) usai acara Latihan Pra Operasi (Latpraops) di Mako Polda NTB menyampaikan, tujuan utama operasi yang akan dilaksanakan tersebut adalah untuk meningkatkan keselamatan dan kepatuhan masyarakat terhadap undang-undang lalu lintas. Selanjutnya untuk menekan kecelakaan lalulintas terutama korban meninggal dunia dan untuk meningkatkan kelancaran lalulintas.

“Itu tiga hal tujuan dari pelaksanaan operasi keselamatan gatarin 2019. Juga nanti untuk menghadapi situasi jelang Ramadhan,” ujarnya.

Menurutnya, operasi yang akan dilaksanakan jajarannya itu adalah operasi yang bersifat simpatik dengan 20 persen penegakan hukum.

“Target utama operasi ini adalah kepada kelompok-kelompok masyarakat yang sering melakukan pelanggaran lalu lintas seperti keompok pegawai, mahasiswa, anak sekolah dan lainnya,” jelas dia.

Dalam pelaksanaan operasi Keselamatan gatarin ini dia mengimbau agar masyarakat dapat mematuhi semua peraturan-peraturan lalulintas, terutama kalau di NTb kepada pengendara roda dua maupun roda empat, harus memahami kalau jalur kanan adalah jalur cepat.

“Masyarakat juga harus mengerti mana jalan prioritas dan bukan prioritas. Jalan prioritas adalah jalan utama. Kalau dari perkampungan, jangan langsung nyelonong untuk masuk ke jalan utama. Itu biasanya yang ditemukan,” paparnya.

Selain itu, mengendarai kendaraan bermotor itu harus fokus. Tidak menggunakan HP saat berkendara adalah pilihan yang paling tepat. Sedang untuk penggunaan helm dan kelengkapan berkendara lain itu bersifat wajib untuk keselamatan.

“Aturan sudah lama dan masyarakat kadang pura-pura tidak mengerti itu contohnya berkendara menggunakan helm, tapi masih ada yang sengaja tidak menggunakan helm. Padahal dia sudah tahu aturannya dan sudah disosialisasikan bertahun-tahun untuk aturan itu,” tegasnya. (red.)