in

SBCA Kampayekan Gerakan Peduli Sampah di Pantai Selong Belanak

kicknews.today – Selong Belanak Communty Association (SBCA) terus mengkampayekan gerakan peduli sampah di objek wisata Pantai Selong Belanak, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah. Kamis (25/4), SBCA yang beranggotakan para investor asing maupun lokal itu melakukan musyawarah bersama Pemerintah Desa dan tokoh masyarakat di Sempiak Villas Desa setempat.

“Tujuan kegiatan ini untuk terus mengkampayekan gerakan pengelolaan peduli sampah kepada masyarakat maupun para pelaku wisata di Wilayah Desa Selong Belanak,” ujar Ketua SBCA, purna Abdurrahim kepada wartawan.

Dijelaskan, bahwa program peduli sampah yang terus di kampanyekan oleh para investor yang berada di Selong Belanak ini untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dan objek wisata Pantai Selong Belanak. Sehingga wisatawan yang berkunjung itu bisa merasa aman dan nyaman, serta kegiatan ini untuk mejaga kebersihan Pantai Selong Belanak.

“Bisnis itu butuh tempat yang aman dan nyaman, termasuk salah satunya adalah masalah kebersihan sampah,” jelasnya.

Dikatakan, produksi sampah di Desa Selong Belanak ini bisa mencapai 600 Kg yang diangkut setiap hari. Dalam Pengelola sampah itu dikerjasamakan dengan pihak ketiga, dan sampah yang sudah dikumpulkan itu di daur ulang di tempat yang sudah disiapkan oleh perusahaan pengelolaan sampah itu sendiri.

Disamping itu juga, untuk menjaga kebersihan Pantai Selong Belanak pihaknya terus melakukan kegiatan gotong royong bersama masyarakat dan para pelaku wisata satu kali dalam seminggu.

“Ada petugas khusus yang disiapkan mengakut sampah dari Bak sampah yang sudah di sebar di beberapa titik, termasuk di sepajang Pantai Selong Belanak,” jelasnya.

“Untuk biaya operasional pengelolaan sampah itu awalnya dari donasi para Investor. Dan saat ini pengelolaannya sudah dipihak ketigakan,” pungkasnya.

Sementara itu, Pengurus SBCA, Courteny Saville warga Negara Australia mengatakan, masyarakat saat ini masih belum begitu peduli terhadap sampah, sehingga pihaknya selaku investor terus mengkampayekan gerakan peduli sampah kepada masyarakat.

“Gerakan ini juga sebagai bentuk kepedulian atas keluhan kebersihan dari para wisatawan. Sehingga para pelaku usaha selaku yang memproduksi sampah itu harus bertanggung jawab untuk tetap menjaga kebersihan objek wisata Pantai Selong Belanak ini,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, bahwa kondisi masyarakat saat ini yang belum begitu peduli terhadap persoalan sampah, karena belum adanya Kampaye gerakkan peduli sampah yang intens dilakukan oleh semua pihak. Sehingga pihaknya optimis apa yang dilakukan bersama para investor lain untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gerakan peduli sampah itu bisa terwujud sesuai dengan harapan.

“Wisatawan itu akan nyaman kalau Pantai Selong Belanak ini tetap bersih. Jadi kita harus menjaga kebersihan objek Wisata di  Selong Belanak ini,” pungkasnya. (Ade)