in

Oleng dengan Kecepatan Tinggi, Carry Open Cup Renggut Dua Nyawa

kicknews.today – Setelah sempat oleng dan tidak dapat dikendalikan, sebuah kendaraan roda empat merek Suzuki jenis Carry open cup, Kamis (25/4) sekitar pukul 08.00 Wita, terjatuh dan menubruk kendaraan yang datang dari arah berlawanan. Dua penumpang Carry berjenis kelamin perempuan meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan medis.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Bid Humas) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) AKBP. H. Purnama, S.I.K. mengungkapkan, kecelakan lalu lintas (laka lantas) itu terjadi di jalam umum Dusun Serewe Desa Pejanggik Kecamatan Praya Tengah Kabupaten Lombok Tengah.

“Kejadiannya sekitar pukul 08.00 Wita antara Suzuki Carry open cup Nopol DR 8483 VZ, yang dikemudikan saudara Anto Wijaya (20) warga Dusun Semoyang Mandak Desa Semoyang Kecamatan Praya Timur, dengan sebuah truck box merek Mitsubishi Nopol DR 8281 S yang dikemudikan saudara Helmiadi (39) warga Dasan Tapen Desa Beleke Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat,” ungkapnya.

Dikatakan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan beberapa orang saksi, laka lantas tersebut terjadi berawal dari Carry open cup yang membawa 13 orang penumpang, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur, sementara dari arah berlawanan melaju truk box.

“Mobil Carry itu melaju dengan kecepatan tinggi dan saat tiba di TKP, si-sopir Carry tidak dapat mengendalikan kendaraannya sehingga oleng dan terguling kemudian mengenai kendaraan yang datang dari arah berlawanan yakni truk box,” ujar AKBP Purnama.

Dijelaskan, dari 13 orang penumpang Carry yang menjadi korban dua diantaranya meninggal dunia, yakni atas nama Inaq Jumari (60) dan Zuriati (21) asal Dusun Batu Ngapah Desa Landah Kecamatan Praya Timur.

“Korban almarhumah Inaq Jumari meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan di RSUD Praya, sedangkan almarhumah Zuriati meninggal dunia di Puskesmas Batunyala,” ucapnya.

Sedangkan korban luka di antaranya Inaq Sahmin (60), Nurlaila (24), Inaq Sri (55) dan sopir Carry dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya. Sementara Inaq Rizal (40), Inaq Eka (45), Amaq Patimah (47), Nanang Mashud (17), Rahmat (30), dan Nursanap (28) dirawat di Puskesmas Batunyala.

“Sedangkan dua orang penumpang yakni Sukardin (22) dan Sukardi (22) tidak mengalami luka serius,” terangnya.

Adapun kasus lakalantas itu, tambahnya, saat ini telah ditangani pihak Polres Lombok Tengah, untuk ditindaklanjuti sebagaimana mestinya.

Karena itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar selalu mentaati aturan dan rambu-rambu lalu lintas, demi keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa menjadikan taat berlalulintas, sebagai perilaku saat berkendara di jalan raya. Kepada segenap elemen masyarakat, mari kita menjadi pelopor tertib berlalulintas. Ingat, keluarga menunggu kita di rumah,” ajaknya. (red)