in

Nanang Samodra Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI di Pulau Lombok

kicknewa.today – Mengemban amanat sebagai wakil rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), beberapa waktu lalu tepatnya Sabtu (2/2) Anggota DPR RI H. Nanang Samodra melakukan sosialisasi Empat Pilar MPR RI, di Desa Sukadamai Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dalam sosialisasi berbalut silaturrahmi bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan perempuan desa tersebut, H. Nanang Samodra menyampaikan betapa pentingnya kita sebagai masyarakat mengenali Indonesia melalui Empat Pilar MPR RI.

Ditemuai kicknews.today dikediamannya Jalan Pelikan Pajang Kota Mataram, Rabu (17/4) malam, Nanang Samodra mengungkapkan bahwa sosialisasi itu bertujuan untuk memenuhi hak rakyat Indonesia, dalam memperoleh pemahaman dan informasi tentang bagaimana menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara sesuai dengan konstitusi.

“Sebab setiap warga negara berhak mengenali Indonesia, dengan wajah konstitusi dimanapun mereka berada,” katanya.

Dikatakan, kondisi geografis Indonesia yang sangat luas dengan sebaran 250 juta penduduk hingga ke pelosok, menjadi tantangan tersendiri bagi setiap Anggota DPR/MPR RI untuk melayani konstituennya.

Menurutnya, sosialisasi ini juga sesuai dengan Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2014, dimana mengamanatkan Anggota MPR RI untuk memasyarakatkan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika hingga ke pelosok negeri.

Disini, lanjutnya, masyarakat sangat antusias dalam mengikuti sosialisasi, terbukti dari banyaknya masyarakat yang hadir.

Nanang menuturkan, sosialisasi ini juga dimanfatkan oleh masyarakat untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah melalui wakil rakyatnya, seperti dampak sosial ekonomi dan kesehatan yang dirasakan oleh masyarakat yang melakukan pernikahan dini yang diungkapkan Kepala Dusun Onor H. Basarudin, termasuk keluhan terkait kesejahteraan guru honorer yang disampaikan beberapa tokoh setempat.

Terkait aspirasi masyarakat yang hampir sama dan sering dikeluhkan di banyak lokasi sosialisasi tersebut, Nanang Samodra akan mengkaji, menyampaikan, dan memperjuangkan aspirasi tersebut kepada pemerintah. Hal itu menurut Nanang, sebagai dasar pemutakhiran kebijakan negara dalam mengayomi dan melayani masyarakatnya.

Lebih lanjut, pihaknya menilai perlu langkah strategis agar sosialisasi Empat Pilar MPR RI, lebih efektif dalam memberi pemahaman kepada masyarakat. Misalnya dengan penyebaran konten menarik dan positif di media mainstream dan sosial media, untuk menggaet antusias para millenial dan generasi Z agar lebih tertarik memahami Pancasila.

Dijelaskan, saat ini pemerintah tidak lagi mengadakan Penataran P4 atau kegiatan sejenis, sehingga diperlukan strategi yang lebih ideal.

“Sangat penting menciptakan strategi komunikasi yang sustainable, untuk terus menstimulus pemahaman masyarakat Indonesia dari generasi ke generasi, akan pentingnya pemahaman Empat Pilar MPR RI demi memperkuat kehidupan berbangsa dan bernegara,” tutupnya. (red)