in

TGB Ajak Warga Lombok Utara Pilih Jokowi-Amin di Pilpres 2019

TGB saat berswafoto bersama warga KLU usai menghadiri konsolidasi pemenangan Jokowi-Amin

kicknews.today – Tim Kampanye Daerah (TKD) Pasangan Calon (Paslon) urut 01 Jokowi-Amin di Lombok Utara menggelar konsolidasi pemenangan. Kegiatan yang digelar di Medana Bay Marina Hotel, Kamis (4/4) tersebut selain dihadiri tokoh masyarakat setempat, pimpinan partai di Lombok Utara, hadir pula eks Gubernur NTB dua periode yaitu Muhammad Zainul Majdi.

Dalam kesempatan itu, pria yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) tersebut mengajak masyarakat supaya memilih Jokowi-Amin dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019, yang berlangsung beberapa hari lagi. Sebab menurutnya, kepemimpinan Joko Widodo selama 4.5 tahun ini sudah tak perlu diragukan lagi.

“Daerah yang aman dan kondusif di NTB ini adalah KLU. Berita bohong tidak akan laku di Lombok Utara, tinggal 2 Minggu lagi, kita niatkan sebagai pengokohan terakhir menyebar dari pintu ke pintu untuk menyampaikan ke masyarakat. Bahwa hajat kita bersama memilih paslon urut 01 untuk memimpin Indonesia,” ajaknya disambut teriakan para peserta.

Menurutnya, kerja nyata yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo merupakan bukti meningkatnya secara merata berbagai sektor di seluruh Nusantara. Mulai dari pembangunan, ekonomi, hingga pariwisata. Tentu awal kepemimpinan Jokowi ia nilai sebagai peletakkan pondasi guna menguatkan pembangunan tersebut. Maka itu, dibutuhkan satu periode lagi agar apa yang menjadi komitmen, pun konsep membangun Indonesia dapat terimplementasi melalui tangan dingin Jokowi.

“Proses pembangunan semua perlu keberlanjutan jangan sampai putus ditengah jalan. Untuk NTB saja tiang (saya) butuh waktu dua priode, apalagi Indonesia yang bentangannya dari Sabang sampai Merauke,” katanya.

“Mari bersama supaya tuntas, agar (Pak Jokowi) bisa bekerja maksimal. Selebihnya jangan didengar, tidak usah dihiraukan. Karena ukuran dan pembuktian yang terbaik adalah kerja nyata bukan hoax,” imbuhnya.

Dijelaskan, khusus di Lombok Utara peran pemerintah pusat dalam membantu penanganan pasca bencana gempabumi sangat vital. Seluruh kebijakan telah sepenuhnya diberikan, dari sisi tenaga mapun anggaran. Gelontoran dana hingga triliunan rupiah dapat menjadi tolak ukur. Di satu sisi perhatian pusat dari saat bencana hingga saat ini dirasa tak berkurang sedikit pun.

“Saat kita mendapatkan bencana saya jadi saksi bahwa beliau berusaha maksimal untuk membantu masyarakat. Beliau selalu menyempatkan diri berkunjung secara spontan, jadi tidak benar apa yang dilakukan itu pencitraan. Proses pencairan (dana korban gempa) yang tadinya 23 tahap kini sudah diringkas menjadi 3 tahap saja. Bahkan prosedur penanganan gempa di Lombok ini ke depan jadi acuan untuk prosedur penanganan bencana selanjutnya (di Indonesia), itu karena keinginan beliau yang maksimal membantu,” jelasnya.

Dirinya juga menampik jika stigma bahwa warga NTB mayoritas merupakan pendukung paslon urut 02 yakni Prabowo-Sandi. Bukan tanpa alasan, stigma ini mulai muncul berdasarkan Pilpres 2014 yang mana Prabowo kala itu unggul di NTB. Namun hal ini dirasa sudah berbalik. Sebab dalam kurun 5 tahun masyarakat jelas melihat baik dukungan dan kebijakan anggaran yang diberikan Joko Widodo untuk NTB.

“Ada banyak hal-hal yang dilaksanakan di NTB kebijakan strategis nasional yang keseluruhannya itu menjadi bukti bahwa Pak Jokowi memberikan perhatian besar untuk NTB. Dan karena itu saya yakin masyarakat akan bisa bijaksana dalam menentukan pilihan,” pungkasnya.(iko)