in

Ketika NW Bersatu Dalam Pilpres 2019 Untuk Jokowi-Amin

RTGB dan TGB

kicknews.today – Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun ini menjadi ajang pesta demokrasi yang menarik di Nusa Tenggara Barat (NTB), dimana organisasi Islam terbesar di daerah itu Nahdlatul Wathan (NW) kompak bersatu, untuk memenangkan pasangan Jokowi-Amin yang sedang berkompetisi dengan pasangan Prabowo-Sandi.

Diketahui bersama, sejak Muktamar NW ke-10 di Praya, Lombok Tengah yang lampau, NW terpecah menjadi dua kelompok yakni NW Pancor dan NW Anjani. Namun dalam kompetisi Pilpres 2019 kali ini, mereka kompak berjuang untuk satu tujuan yakni sama-sama memenangkan pasangan Jokowi-Amin.

Dalam pemerintahan Jokowi sejak 2014 lalu, memang menempatkan organisasi-organisasi Islam moderat menjadi sangat spesial. Hal itu dibuktikan salah satunya dengan diresmikannya Hari Santri Nasional (HSN), dan untuk pertama kalinya menggema lagu “Yaa Lal Wathan” di Istana Negara. Sedangkan untuk organisasi-organisasi Islam radikal pergerakannya ditekan, salah satunya dengan dibubarkannya Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

TGB

TGB KH M Zainul Majdi

TGH. M. Zainul Majdi yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) dan juga mantan Gubernur NTB dua periode, mewakili NW Pancor menyatakan sikap untuk mendukung Capres 01 dalam Pilpres 2019 kali ini. Padahal pada Pilpres 2014 lalu, TGB menjadi Ketua Badan Pemenangan Daerah (BPD), untuk kemenangan Prabowo-Hatta di NTB, sehingga berhasil meraup suara lebih dari 70 persen di daerah itu.

Dalam kutipan wawancaranya terakhir, TGB dengan jelas menyatakan sikap dukungan pada Jokowi. karena dirinya meyakini kalau pembeliaan pimpinan itu sangat penting.

“Pembeliaan itu tidak hanya menyangkut soal rentang umur, tetapi juga cara pandang seorang pemimpin. Pak Jokowi orang yang memperkenalkan kita pada pendekatan Indonesia Sentris. Kalau sebelumnya ada kesan bahwa banyak sekali potensi nasional itu, digunakan untuk memperkuat kapasitas di Pulau Jawa. Ini istilahnya Jawa Sentris,” kata TGB.

Saat ini, kata dia, Jokowi membalik paradigma itu menjadi Indonesia Sentris, sehingga tidak heran kalau kemudian Jokowi mengeluarkan dana yang sangat besar, untuk membangun berbagai daerah di luar Pulau Jawa seperti di Papua dan NTB saat ini misalnya.

RTGB

RTGB KH Zainuddin Atsani

Sementara itu, Wakil Ketua I Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) Raden Tuan Guru Bajang (RTGB) KH. L. Gede M. Zainuddin Atsani, Rabu (27/3) sore, menegaskan bahwa sesuai instruksi Ketua Umum PBNW Ummuna Almujahidah Hj. Sitti Raihanun ZAM, warga NW tetap dan harus mendukung serta memilih pasangan nomor 01 (Joko Widodo-KH. Ma’ruf Amin), dalam kontestasi Pemilihan Umum Serentak 17 April 2019 mendatang.

RTGB yang mewakili NW Anjani tegas menyatakan sikap organisasinya tersebut. Bahkan diketahui NW Anjani sejak Pilpres 2014 lalu, telah melabuhkan dukungannya terhadap Presiden Jokowi.

“Tiang tetap membela kebijakan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan, Ummuna Almujahidah Hj. Sitti Raihanun Zainuddin Abdul Madjid. Beliau mengatakan A, tiang menjalankan A. Beliau mengatakan Jokowi-Ma’ruf, tiang akan menjalankan Jokowi-Ma’ruf,” ungkapnya.

Dikatakan, sebagai pengurus dan warga NW kita harus mentaati dan menjalankan setiap kebijakan dan keputusan, yang ditetapkan Ketua Umum PBNW apapun resikonya.

“Catat ya, kalau pimpinan mengatakan A, harus A. Pimpinan mengatakan 01, harus 01. Harus jelas, kita berorganisasi kita harus mau diatur, tidak ada bernafsi-nafsi seperti kata di wasiat. Kita berani berorganisasi, kita harus siap diatur. Kalau tidak siap diatur, keluar dari NW,” tegasnya lantang.

Dengan bersatunya NW dalam dukungannya terhadap pasangan Calon Presiden RI untuk periode 2019-2024 mendatang, akan kita buktikan bersama bagaimana pada tanggal 17 April 2019 mendatang, di hari pencoblosan apakah pasangan Jokowi-Amin akan meraup kemenangan besar di NTB. (red.)