in

RSUD Tanjung Datangkan Dokter Spesialis Bedah Baru

Dirut RSUD Tanjung (paling kanan) bersama dr. Anne (dua dari kanan) meninjau rumah sakit daerah

kicknews.today – Setelah berbulan-bulan tak memiliki dokter bedah, kini  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung Lombok Utara kedatangan dokter bedah baru. Senin (25/3) Dirut RSUD Tanjung dr. H. Syamsul Hidayat, didampingi beberapa stafnya mengajak dr. Anne Saputra Sp.B, M. Biomed lulusan Universitas Udayana tersebut meninjau lokasi RSUD yang baru rampung direnovasi oleh Kementerian PUPR.

Dirut RSUD Tanjung dr. Syamsul Hidayat mengungkapkan, perihal renovasi rumah sakit yang beberapa waktu lalu sempat rusak akibat dihantam gempa itu dinilai sudah bagus. Progresnya tinggal finishing dan pembangunan sudah mencapai 90 persen. Maka itu, dalam waktu dekat jika tak ada hambatan pelayanan RSUD sementara yang berlokasi di eks terminal Tanjung bakal segera dipindahkan kembali.

“Dalam pengerjaan menjadi bagus, rapi, dengan konsep sebelumnya malah menurut saya lebih indah sekarang. Tinggal sarpras pendukung yang lain, dan kalau telah nampak tertata, secepatnya kita akan pindah,” ungkapnya.

Menyambung dokter spesialis bedah, Syamsul Hidayat menjelaskan kekosongan dokter spesialis bedah memang sudah dari Desember 2018 lalu. Namun bukan berarti pihak rumah sakit mentelantarkan pasien yang membutuhkan pelayanan bedah. RSUD selama ini merujuk sejumlah pasien tersebut ke RSUP NTB dan di Rumah Sakit yang berada di Kota Mataram.

“Hari ini kami kedatangan dokter spesialis baru, dalam beberapa bulan kemarin sejak Desember tidak ada. Sekarang dengan upaya yang dilakukan di pelayanan kita mencari seorang dokter bedah baru,” jelasnya.

Kedatangan dr. Anne Saputra Sp. B, M. Biomed tentu membawa angin segar khususnya bagi pasien rumah sakit yang membutuhkan penanganan bedah. Sembari mengurus administrasi semacam mengambil STR di Jakarta dan mendaftarkan diri ke Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dokter bedah yang baru ini diperkirakan bisa bertugas pada Bulan April 2019.

“Beliau datang dalam rangka melihat kondisi rumah sakit dan seleseikan administrasi. Memang idelanya 2 dokter, tetapi karena satu dokter kita, dokter Ihwan masih dalam proses yang masih berjalan dengan pemda,” katanya.

Di sisi lain, pelayanan di sentra kesehatan terbesar di Lombok Utara ini pada tahun ini akan mendapat penambahan dari sisi sarana maupun prasarana. Betapa tidak, kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat yang dirasa cukup besar akan dimanfaatkan dengan baik. Mulai dari menambah Alat Kesehatan hingga memberdayakan petugas pelayanan di internal.

“Dana alokasi khusus kita cukup lumayan, kami akan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, dr. Anne Saputra Sp. B, M. Biomed menuturkan secara garis besar rumah sakit yang baru saja ia kunjungi sudah sangat bagus. Tinggal ke depan bagaimana manajemen dapat menambah pun melengkapi fasilitas untuk penunjang. Namun terlepas dari itu, pihaknya menegaskan siap bekerja dan melayani masyarakat Lombok Utara.

“Secara garis besar bagus, sesegera mungkin setelah syarat terpenuhi maka saya siap bekerja,” tegasnya.(iko)