in

Kodim 1615 Dukung Langkah Polres Usut Dugaan Sunatan Bantuan Gempa di Lombok Timur

Dandim 1615 Lombok Timur Letkol Inf. H. Agus Setiandar (Foto: Ist)

kicknews.today – Komando Distrik Militer (Kodim)/1615 Lombok Timur mendukung langkah yang dilakukan Polres Lombok Timur, guna mengusut kasus dugaan penyunatan dana bantuan korban gempabumi oleh oknum kelompok masyarakat (Pokmas).

“Saya mendukung langkah dan upaya Polres Lotim mengusut kasus dugaan penyunatan dana bantuan gempa tersebut,” ungkap Komandan Kodim 1615/Lombok Timur Letkol Inf. H. Agus Setiandar, Sabtu (23/3).

Menurutnya, itu merupakan tugas dan fungsi Kepolisian dalam mengawal rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) korban gempa, yakni fungsi pengawasan. Sedangkan pihaknya memiliki fungsi lebih kepada percepatan rehab-rekon.

“Yang baru ketahuan sedang disidik Polres, sedangkan lainnya masih dipelajari,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, adanya dugaan sunatan atau pemotongan dana korban gempabumi Lombok, bagi penerima manfaat di Kabupaten Lombok Timur, didalami pihak Polres setempat.

“Memang kami mendapatkan informasi  mengenai masalah adanya dugaan pemotongn dana bantuan korban gempa di Lotim,” ujarnya saat ditemui wartawan usai Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pemilu 2019 di halaman Polres Lombok Timur, Jumat (22/3).

Dijelaskan, dari laporan yang masuk terkait kasus dugaan tersebut, kisaran pemotongannya antara Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta, dengan dalih biaya administrasi dan biaya lain-lain. Sedangkan sebagaimana aturan yang ada, bantuan korban gempa tersebut tidak boleh dipotong dengan alasan apapun.

“Makanya itu yang sedang kami dalami untuk lebih memperjelasnya. Apakah memang benar adanya pemotongan, ataukah tidak,” ungkapnya.

“Dana bantuan untuk korban gempa harus diberikan sesuai dengan ketentuan dan tidak boleh ada pemotongan,” imbuhnya. (Sul)