in

Polres Lombok Timur Dalami Dugaan Pokmas Potong Dana Korban Gempa

Ilustrasi

kicknews.today – Adanya dugaan sunatan atau pemotongan dana korban gempabumi Lombok, bagi penerima manfaat di Kabupaten Lombok Timur, didalami pihak Polres setempat. Kapolres Lombok Timur AKBP Ida Bagus Made Winarta, S.I.K. mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang mendalai dugaan kasus tersebut. Dimana kasus itu diduga dilakukan oknum kelompok masyarakat (pokmas).

Demikian ditegaskan Kapolres Lotim,AKBP Ida Bagus Made Winarta,S.IK kepada wartawan.

“Memang kami mendapatkan informasi  mengenai masalah adanya dugaan pemotongn dana bantuan korban gempa di Lotim,” ujarnya saat ditemui wartawan usai Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pemilu 2019 di halaman Polres Lombok Timur, Jumat (22/3).

Dijelaskan, dari laporan yang masuk terkait kasus dugaan tersebut, kisaran pemotongannya antara Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta, dengan dalih biaya administrasi dan biaya lain-lain. Sedangkan sebagaimana aturan yang ada, bantuan korban gempa tersebut tidak boleh dipotong dengan alasan apapun.

“Makanya itu yang sedang kami dalami untuk lebih memperjelasnya. Apakah memang benar adanya pemotongan, ataukah tidak,” ungkapnya.

“Dana bantuan untuk korban gempa harus diberikan sesuai dengan ketentuan dan tidak boleh ada pemotongan,” imbuhnya.

Terpisah, Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pohgading Musahan menyampaikan, pihaknya menduga pemotongan itu juga terjadi di wilayahnya. Bahkan pihaknya juga menduga adanya data fiktif korban gempa.

“Memang kami menemukan dugaan ada data fiktif dari warga, yang mendapatkan bantuan korban gempa,” ucapnya. (Sul)