in

TNI dan Polri Kompak Amankan Pemilu 2019 di Lombok Tengah

kicknews.today – Jelang pelaksanaan pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tanggal 17 April 2019 mendatang. Jumat (22/3) jajaran Polres Lombok Tengah melaksanakan Apel Gelar Pasukan Ops Mantab Barata Gatarin 2019 di alun-alun Tastura Praya, Kabupaten Lombok Tengah.

Apel pasukan yang digelar untuk mengecek kesiapan TNI, Polri dan Komponen Masyarakat itu di pimpin oleh Kapolres Lombok Tengah, AKBP Budi Santosa, dan Damdim 1620 Praya, Letnan Kolonel Inf Czi Prastiwanto, pukul 17.00 Wita.

Damdim 1620 Praya, Letnan Kolonel Inf Czi Prastiwanto yang membacakan sambutan Menkopolhutkam, Wiranto menyampaikan, bahwa dirinya meminta aparat Polri-TNI menindak tegas para pengganggu Pemilu 2019. Ancaman Pemilu 2019 yang dimaksud antara lain meningkatnya penyebaran hoaks dan politik identitas menggunakan isu SARA.

“TNI-Polri selaku institusi yang bertanggung jawab langsung terhadap pengamanan jalannya Pemilu Serentak, apabila menemukan adanya kerawanan dan hambatan tersebut harus dapat mengambil suatu tindakan tegas sesuai dengan Protap dan aturan hukum yang berlaku,” ungkap Letnan Kolonel Inf Czi Prastiwanto.

Ditegaskan, bahwa tidak ada toleransi sekecil apapun bagi pihak-pihak yang akan mengganggu jalannya Pemilu Serentak Tahun 2019. Berita-berita hoaxs yang disampaikan melalui media sosial memiliki tujuan politis yaitu dipakai sebagai alat untuk menyingkirkan lawan politik.

“Hal itu menyebabkan demokrasi menjadi tidak sehat dan merusak persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, demikian pula dengan semakin menguatnya politik identitas menggunakan isu-isu SARA, telah menjadi salah satu strategi bagi pihak-pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab dalam memenangkan konstelasi Pemilu, sehingga menyebabkan disintegrasi bangsa dan hilangnya rasionalitas dalam menentukan pilihan politiknya

“Penyebaran berita hoaks dan menguatnya politik identitas dalam ajang Pemilu Serentak 2019 merupakan bentuk lain dari teror kepada masyarakat. Karena mempengaruhi kondisi psikologis rakyat Indonesia, sehingga kepada para pelakunya harus diambil langkah hukum yang tegas,” tegas Wiranto dalam sambutannya yang dibacakan Dandim 1620 Praya.

Terpisah, Kapolres Lombok Tengah, AKBP Budi Santosa mengatakan, bahwa pihaknya sudah siap untuk melaksanakan pengamanan kampanye terbuka dan pemungutan suara pada Pemilu seretak 2019, khususnya di wilayah Kabupaten Lombok Tengah.

“Jumlah anggota yang akan dilibatkan dalam pengamanan Pemilu 2019 itu sebanyak 750 personil termasuk anggota dari Polda NTB,” pungkasnya.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan acara Deklarasi Pemilu Damai 2019 bersama  Lintas Tokoh Agama di Kabupaten Lombok Tengah itu dihadiri juga oleh Bupati Lombok Tengah, H Moh Suhaili FT, Ketua KPU Lombok Tengah, Ketua Bawaslu Lombok Tengah, Kepala SKPM, Ketua DPRD Lombok Tengah, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan seluruh personil Polres Lombok Tengah, TNI, Satpol PP Lombok Tengah serta Pramuka. (Ade)