in

Ribuan Rumah di Lombok Timur Rusak Akibat Gempa 5,8 SR

Salah satu rumah warga Montong Gading yang rata dengan tanah setelah diguncang gempa 5,8 SR

kicknews.today – Kecamatan Montong Gading merupakan wilayah terparah yang terdampak gempa 5,8 Skala Richter (SR), Minggu (17/3), bila dibandingkan dengan kecamatan lain di Kabupaten Lombok Timur.

“Dari hasil pendataan yang ada sementara, kalau jumlah rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa di Kecamatan Montong Gading mencapai ribuan unit,” kata Camat Montong Gading Suwardi, Senin (18/3), saat ditemui di Desa Pesanggarahan Kecamatan Montong Gading.

Dari hasil pendataan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur bersama pihak kecamatan dan desa, jumlah kerusakan rumah warga secara keseluruhan mencapai 4456 rumah, baik rusak berat, sedang, dan rusak ringan.

“Memang betul, dari sejumlah kecamatan yang terkena dampak gempa, yang paling parah adalah Kecamatan Montong Gading,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lombok Timur L. Rusnan.

Dikatakan, korban gempa di kecamatan tersebut berjumlah 30 orang lebih, yang mana semuanya mengalami luka ringan dan telah tertangani dengan baik.

Namun demikian, lanjut Rusnan, pihaknya masih terus melakukan pendataan di lapangan, guna kevalidan data.

“Memang sejumlah kecamatan di wilayah Lotim bagian utara terkena dampak gempa, namun tidak separah Kecamatan Montong Gading,” ucapnya.

“Untuk data sementara diperkiraan warga yang rumahnya rusak akibat gempa, mencapai kisaran sebanyak 4.700 unit di Lotim. Namun masih terus dilakukan pendataan,” tandasnya.

Terpisah Sekda Lombok Timur H. Rahman Farly mengatakan, apa yang dihadapi masyarakat Lombok Timur saat ini adalah musibah, yang tentunya pasti ada hikmahnya.

Dikatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pendataan di lokasi-lokasi terdampak, guna penanganan lebih lanjut.

“Kita akan buatkan dapur umum untuk memberikan pelayanan kepada warga yang berdampak gempa, dengan tentunya pemerintah daerah memberikan perhatian yang serius,” ungkapnya.

“Kerugian akibat gempa ini belum diketahui secara pasti, karena masih didata,” tambahnya. (Sul)