in

Polres Mataram Ringkus Tiga Pelaku Tindak Pidana Narkoba di Lesehan Gading

Barang bukti yang berhasil diamankan polisi (Foto: Ist)

kicknews.today – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Mataram berhasil membekuk tiga pelaku tindak pidana narkoba, di Lesehan Gading, Jalan Jenderal Ahmad Yani Kelurahan Sayang-Sayang Kecamatan Cakranegara Kota Mataram.

Kabid Humas Polda NTB AKBP H. Purnama, S.I.K. mengatakan, ketiga pelaku inisial SS (39) warga Lingkungan Otak Desa Selatan, RT 001 RW 046 Kelurahan Dayan Peken Kecamatan Ampenan.

“Dua pelaku lainnya yakni inisial LPSB (38) dan RH (23), yang ketiganya berasal dari Kecamatan Ampenan Kota Mataram),” ujarnya, Jumat (15/3)

Dikatakan, penangkapan bermula pada Rabu (6/3) sekitar pukul 15.00 Wita, dimana anggota Satresnrkoba Polres Mataram memperoleh informasi, bahwa pelaku inisial SS sering bertransaksi narkoba bersama temannya inisial LPSB dalam jumlah cukup besar. Informasi tersebut selanjutnya ditindaklanjuti Kasat Resnarkoba AKP Kadek Adi Budi Astawa, S.T., S.I.K. dengan monitoring terhadap pelaku.

“Pada Minggu (10/3), kembali diperoleh informasi bahwa pelaku SS akan bertransaksi  dengan lokasi Lesehan Gading, di jalan Jenderal Ahmad Yani Sayang-Sayang,” ucapnya.

Mendapat informasi itu, lanjut Kabid Humas, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Mataram segera bergerak melakukan monitoring, untuk membuktikan kebenaran informasi tersebut.

“Benar, sekitar pukul 14.20 Wita anggota melihat dua laki-laki yang ciri-cirinya sama dengan informasi, sedang duduk tepatnya di berugak (tempat lesehan, red) nomor 4 Lesehan Gading,” tuturnya.

Tim Opsnal yang telah menyanggong cukup lama pun mendekati kedua orang itu, untuk dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan.

“Saat itu di bawah meja yang ada di berugak tersebut ditemukan sebuah plastik klip bening besar, yang di dalamnya berisi kristal bening diduga narkotika jenis sabu. Dimana keduanya mengakui bahwa barang tersebut adalah milknya, yang diperoleh dari rekannya yang akan diserahkan kepada konsumen yang telah memesan,” beber Kabid Humas.

Dari hasil pengembangan terhadap kedua pelaku, Tim Opsnal pun selanjutnya berhasil meringkus pelaku lainnya, yakni inisial RH (23) warga Kelurahan Otak Desa RT 01 RW 01 Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.

Tidak sampai disitu, Tim Opsnal selanjutnya bermaksud melakukan penggeledahan di rumah milik LPSB satunya, yang berlokasi di jalan Sasambo 2 RT 01 Dusun Montong Pace Desa Jatisela Kecamatan Gunungsari Kabupaten  Lombok Barat.

“Namun pada hari Minggu (10/3) anggota tidak dapat melakukan penggeledahan, karena rumah tersebut ditemukan terkunci tanpa penghuni dan istri yang bersangkutan sedang tidak berada ditempat,” katanya.

Ditunggu hingga pagi hari Senin (11/3), akhirnya sekitar pukul 09.00 Wita istri LPSB datang. Dengan didampingi kepala dusun dan ketua RT setempat, polisi pun melakukan melakukan penggeledahan di semua sisi bangunan.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan, baik saat penangkapan maupun dari rumah pelaku saat dilakukan penggeledahan, diantaranya kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 102,83 gram, tiga buah HP masing-masing merk MAXTRON warna hitam, NOKIA warna hitam, dan XIOMI warna hitam.

Saat dilakukan penggeledahan di rumah pelaku LPSB, polisi menemukan berbagai macam barang bukti, berupa alat yang biasa digunakan untuk mengkonsumsi dan mengedarkan sabu, termasuk barang bukti pendukung lainnya.

Ketiga pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2), dan Pasal 127 ayat (1) huruf ‘a’, Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun penjara. (red)