in

Pencairan Dana Korban Gempa di Lombok Tengah Baru 50 Persen

kicknews.today – Pencairan bantuan dana korban gempa di wilayah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) dari Pemerintah Pusat hingga saat ini baru mencapai 50 persen. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Lombok Tengah, H Lalu Pathul Bahri dalam rapat evaluasi pembiayaan dan penanganan dampak Gempa NTB bersama dengan Bupati/Walikota dan Pimpinan DPRD se NTB di ruang rapat pansus Gedung Nusantara II DPR RI Jakarta, Rabu (13/3).

“Bahwa sampai saat ini bantuan dana korban gempa yang sudah dicairkan di Lombok Tengah baru 50 persen,” ujar H Lalu Pathul Bahri.

Dalam rapat evaluasi dengan tim pengawas penanganan bencana DPR RI dan Kementerian terkait BNPB, Kemenkeu, Kemensos yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah tersebut. Pathul juga menjelaskan, bahwa kekurangan bantuan dana korban gempa yang belum dicairkan hingga triwulan tahun 2019 ini sekitar Rp 54,6 Miliar.

Selain itu juga, masih ada rumah korban gempa yang rusak berat, rusak sedang dan rusak ringan belum divalidasi sekitar 5422 unit dengan nilai bantuan sekitar Rp 106,9 Miliar.

“Sekitar 5422 rumah korban gempa di Lombok Tengah yang belum masuk data atau untuk di validasi,” jelasnya.

Oleh sebab itu, pihaknya berharap kepada Pemerintah pusat untuk bisa memberikan tambahan bantuan dana untuk para korban gempa di Lombok Tengah yang belum di validasi tersebut.

“Kita berharap supaya korban gempa yang belum di validasi itu bisa diberikan bantun dana untuk memperbaiki rumah mereka yang rusak,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menyampaikan, bahwa pertemuan ini sebagai tindak lanjut hasil pengawasan yang dilakukan oleh Tim Pengawas yang dibentuk oleh DPR RI. Sehingga para Bupati/Walikota diminta untuk menyampaikan beberapa permasalahan yang terjadi di lapangan terkait penanganan Gempa di di daerahnya masing-masing.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan penanganan korban gempa khususnya di NTB,” pungkasnya. (Ade)