in

Diduga Tanam Ganja, Suami Istri di Lombok Utara Diciduk Polisi

Polisi saat memeriksa TKP penanaman ganja (foto: Polres Lotara)

kicknews.today – Penemuan pohon ganja di Lombok Utara kembali terulang. Kali ini berlokasi di Dusun Penjor Desa Genggelang Kecamatan Gangga. Puluhan pohon ganja tersebut diduga ditanam oleh pasangan suami istri (pasutri), di mana Polisi mengetahui kejadian ini pada Minggu (3/3) sekitar pukul 14.00 wita.

Kasat Narkoba Polres Lombok Utara Iptu Remanto yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Informasi menguapnya ganja ini berawal dari masyarakat setempat yang mencurigai tanaman yang ditanam oleh pasutri berinisial SK dan SI tersebut.

“Mereka diduga telah melakukan penananaman, memiliki, menguasai narkotika Gol I bentuk tanaman jenis ganja yang masih hidup,” ungkapnya, Selasa (5/3).

Dijelaskannya, lokasi rumah pelaku di tengah kebun jauh dari jalan raya dan keramain. Hal itu jelas mengelabui masyarakat setempat untuk mengetahui jika tanaman ilegal ini berada di wilayah setempat. Polisi yang menerima laporan, langsung mendatangi TKP. Setiba dilokasi, pihaknya menanyakan kepada pelaku berinisial SI.

“Kami melihat tanaman yang diduga ganja yang kemudian menanyakan kepada kedua pelaku selaku  pemilik rumah siapa yang menanam pohonb tersebut. SI mengakui bahwa tanaman itu ia sendiri yang menanamnya,” jelasnya.

Salah seorang pelaku mengatakan bahwa tanaman itu adalah tanaman sayur yang bijinya di bawa dari luar negeri yaitu Kerajaan Brunei Darusalam kurang lebih 4 bulan yang lalu. Biji barang haram ini ditanam di halaman depan rumahnya dan sudah berusia kurang lebih sekitar 2 bulan.

“Saat ditanya apakah tujuannnya menanam tanaman itu, pelaku menjawab untuk campuran sayur dan pada saat ditanyakan sudah berapa kali dijadikan sayur, kedua pelaku memberikan jawaban berbeda,” katanya.

Jawaban yang berbeda inipun mengundang kecurigaan polisi, untuk memudahkan penyelidikan pihaknya langsung menggelandang kedua terduga pelaku ke Polres Lombok Utara guna pengembangan lebih lanjut. Adapun barang bukti yang berhasil di amankan, yaitu  20 pohon ganja hidup yang tingginya berpariasi, paling tinggi berukuran 80 cm.

“Kita juga sudah amankan 51 benih atau bibit ganja dengan tinggi rata-rata 5 cm. Untuk saat ini keduanya sudah kita amankan,” pungkas Remanto.(iko)