in

Hina Jokowi dan Polisi di Facebook, Remaja Ini Ditangkap Polres Lombok Tengah

Akun penghina Presiden dan Polisi di Lombok Tengah

kicknews.today – Berani berbuat berani bertanggung jawab seperti itulah ibarat kasus yang didalami oleh seorang remaja inisial MD (16), Warga Desa Kawo, Kabupaten Lombok Tengah.

Dia ditangkap Tim Resmob Polres Lombok Tengah, karena menghina kepala negara, Presiden Jokowi dan Anggota Polres Lombok Tengah lewat akun facebooknya.

Kini MD yang masih dibawah umur itu harus berurusan dengan aparat penegak hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Rafles P Girsang yang dikonfirmasi membenarkan kejadian penangkapan pelaku yang diduga melakukan ujaran kebencian di media sosial Facebook tersebut.

“Iya ada, terduga pelaku saat ini masih diperiksa untuk proses lebih lanjut,” ujar AKP Rafles di kantornya, Kamis (28/2).

Dijelaskan, pelaku ditangkap tanpa perlawanan saat sedang duduk bersama temannya di pinggir jalan di wilayah Desa Kuta. Setelah itu pelaku langsung dimasukkan ke dalam mobil dan dibawa ke Polres Lombok Tengah untuk dilakukan pemeriksaan.

“Terduga pelaku sudah mengakui perbuatannya,” jelasnya.

Dikatakan, kejadian yang menjerat pelaku itu terjadi pada tanggal 19 Februari 2019 pukul 00.26 wita, dimana pelaku diduga melakukan ujaran kebencian dengan cara menulis status di akun facebooknya lalu diposting dengan tulisan “Sundel pak jokowi ubek ” dan “Pak Polisi Lombok Tengah kami ucapkan kamu adalah bajingan”.

Akibat postingan pelaku itu membuat banyak yang berkomentar negatif dari masyarakat di facebook. Sehingga peristiwa itu menjadi viral di sosial media dan kejadian itu dilaporkan oleh masyarakat.

“Status pelaku di FB itu membuat masyarakat berkomentar negatif,” ujarnya.

Untuk itulah, pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak bermain-main dalam membuat status di Facebook atau media sosial lainnya. Karena saat ini sudah ada undang-undang ITE yang mengatur semuanya tersebut.

“Kita imbau masyarakat untuk hati-hati dalam membuat status di facebook atau media sosial lainnya,” pungkasnya. (Ade)